Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Riska Ramadila

Salut! TNI Ini Tanggung Biaya Pengobatan Gadis Cantik Idap Tumor Ganas

Sebelumnya, viral di media sosial mengenai Riska Ramadila yang mengidap tumor ganas dan tidak memiliki biaya untuk berobat.

Tayang:
Editor: Jumadi Mappanganro
(Sumber: KOMPAS.COM/IDON)
Babinsa Lipat Kain Pelda Nasaruddin berdiskusi dengan pihak keluarga untuk membawa Riska Ramadila berobat ke Jakarta, Minggu (2/2/2020). Riska Ramadila, warga Kelurahan Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, mengidap tumor ganas sejak tujuh bulan yang lalu, dan sempat tak ada biaya untuk berobat. (Sumber: KOMPAS.COM/IDON) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sikap terpuji ditunjukkan TNI AD. Kali ini ditunjukkan TNI AD Kodim 0313/Kampar.

Para prajurit militer yang tugasnya berperang ini kompak menanggung seluruh biaya pengobatan seorang gadis remaja di Kelurahan Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, yang mengidap tumor ganas.

Gadis berparas cantik bernama Riska Ramadila (17) mengidap tumor ganas di lutut sebelah kanan yang sudah membesar.

Sudah tujuh bulan, siswi kelas 3 SMA Negeri 1 Kecamatan Kampar Kiri itu mengidap penyakit tersebut

Kedua orangtua Riska, yaitu Erianto (45) dan Muzarniati (43), tidak memiliki biaya untuk mengobati penyakit tersebut, yang mencapai ratusan juta rupiah.

Namun, kini pihak TNI sudah siap menanggung seluruh biaya pengobatan Riska.

Rasakan Pelayanan dari Lionel Messi, Begini Kekaguman Ansu Fati ke Sang Mega Bintang Barcelona

Hal itu disampaikan aparat Babinsa Kelurahan Lipat Kain Pelda Nasaruddin yang juga dari awal berupaya membantu Riska mencarikan solusi biaya pengobatan.

Riska kepada Kompas.com, Nasaruddin mengatakan, Riska akan dibawa berobat ke Rumah Sakit Gatot Soebroto di Jakarta.

"Rencananya mau kita bawa berobat ke Jakarta. Saya akan dampingi ke sana," kata Nasaruddin, Senin (3/2/2020).

Nasaruddin menceritakan, beberapa waktu lalu ia datang ke SMA 1 Lipat Kain untuk melatih dan memberikan wawasan kebangsaan.

Ketika itu, dia mendapat informasi bahwa ada seorang siswa yang mengidap tumor ganas dan tidak memiliki biaya untuk berobat.

Anggota Koramil 05/Kampar Kiri ini pun mendatangi rumah Riska.

Saat itu Nasaruddin juga sempat membawa bantuan karena Riska berasal dari keluarga kurang mampu.

"Setelah itu kami bawa ke rumah sakit di Pekanbaru, tapi kata dokter kakinya harus diamputasi. Namun, pihak keluarga belum bersedia diamputasi," sebutnya.

Akan dibawa, berobat ke Jakarta Nasaruddin tak tinggal diam. Dia terus berupaya mencari solusi untuk biaya pengobatan anak pertama dari tujuh bersaudara itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved