Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Terkait Iklan Bergambar Lutfi dan Bendera Nasdem, Begini Penjelasan Jubir Irman Yasin Limpo

Iklan tersebut berisikan tentang gambar demonstran Dede Alfiandi alias Lutfi, siswa SMA yang membawa bendera merah-putih dan diedit

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Sudirman
Abd Azis/Tribun Timur
Bakal calon Wali Kota Makassar Irman Yasin Limpo 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Iklan Irman Yasin Limpo di media cetak kini menjadi perbincangan di Media Sosial (Medsos).

Iklan tersebut berisikan tentang gambar demonstran Dede Alfiandi alias Lutfi, siswa SMA yang membawa bendera merah-putih dan diedit menjadi Partai NasDem.

Jubir Irman Yasin Limpo, Tri Febrianto mengemukakan, iklan tersebut sebagai bentuk apresiasi acara Nasdem Days.

Kegiatan yang digelar berisikan kegiatan kemasyarakatan untuk negeri, ini luncurkan program seperti ambulans gratis, pembagian sembako, tanpa melihat latar belakang masyarakat.

"Tidak ada niatan lain kecuali bentuk apresiasi. Sebagai cermin sikap kenegarawanan bang Surya Paloh yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat luas, dan selalu mengapresiasi segala bentuk kreativitas anak bangsa," kata Tri, melalui rilis ke Tribun-Timur.com, Selasa (27/1/2020).

"Nasdem merupakan partai kekinian. Memberi ruang bagi milenial untuk mempelihatkan kemampuan inovasi seperti bidang fotografi, desain, serta kreatifitas lainnya," tambahnya.

Tri mengatakan, ini bentuk semangat dan aksi Nasdem untuk memberi inspirasi kepada semua.

Menurutnya, membangun Indonesia memang mesti timbul dari hati nurani, Nurani untuk Negeri.

Hal itu seperti yang selalu ditunjukkan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh.

”Editan itu juga ingin menunjukkan bahwa Nasdem itu partai yang merepresentasikan nilai ke-Indonesia-an. Seperti Bhineka Tunggal Ika, semangat daya juang yang tinggi membela kebenaran, dan nilai-nilai positif lainnya,” jelas pria yang akrab disapa Buyung itu.

“Bagi pihak-pihak yang merasa kurang nyaman dengan iklan tersebut, kami tidak ada maksud untuk melecehkan pihak manapun," katanya

Sementara itu, Pengamat Sosial Politik Dr Arief Wicaksono, turut menanggapi iklan yang tengah viral itu adalah iklan humanis dan paling kreatif.

“Dari dulu kan Pak None itu kreatif dan inovatif. Iklan seperti ini sebenarnya tak ada masalah. Hakikatnya kan pesan moral, soal persaudaraan, loyalitas, nasionalisme, dan lain sebagainya. Itu baik,” ujar Wicaksono.

Pilwali Makassar menurutnya adalah perang kreativitas. Semua calon walikota berusaha keras untuk meraih simpati partai dulu termasuk NasDem.

"Dan None selalu itu memperlihatkan perbedaannya dengan kreativitasnya,” tutup Wicaksono.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved