Penyakit Hepatitis Mewabah di Bantaeng

53 Warga Bantaeng Terjangkit Penyakit Hepatitis, Dinkes Bantaeng: Bukan KLB

"Belum ditentukan sebagai KLB, masih sebatas terjadi peningkatan kasus," kata Kepala Bidang (Kabid) Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinas Kesehatan

53 Warga Bantaeng Terjangkit Penyakit Hepatitis, Dinkes Bantaeng: Bukan KLB
edi hermawan/tribunbantaeng.com
RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng, memastikan wabah hepatitis di kabupaten berjuluk Butta Toa itu, bukan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Pihaknya masih menganggap kejadian tersebut sebagai peningkatan kasus biasa.

"Belum ditentukan sebagai KLB, masih sebatas terjadi peningkatan kasus," kata Kepala Bidang (Kabid) Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng, dr Arman, Senin (27/1/2020) malam.

Dari total 53 warga yang terjangkit, kini sisa 14 orang yang masih menjalani perawatan medis. Sisanya sudah dinyatakan sembuh.

Pihaknya, mulai mendapat laporan tentang wabah hepatitis ini pada pertengahan Januari 2020 lalu.

"Mulai diinfokan itu tanggal 16 Januari 2020, bahwa ada sejumlah orang mengalami penyakit dengan gejala yang sama," jelasnya.

Untuk menanggulangi agar tidak semakin meluas, Dinkes Bantaeng telah melakukan koordinasi dengan menghasilkan beberapa kesepakatan.

Seperti melakukan pemeriksaan sampel air pada seluruh depot air minum se-Kabupaten Bantaeng.

Pihaknya juga bakal melakukan inspeksi sanitasi kepada penjaja Makanan se-Kabupaten Bantaeng

"Kita juga akan lakukan sosialisasi tentang pentingnya CTPS dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pada saat menjaja makanan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved