Breaking News:

Proyek Molor di Wotu

Proyek Molor, Konsultan Pengawas Kantor Camat Wotu Luwu Timur Singgung Festival Keraton Nusantara

Kantor dengan gedung berlantai dua ini masih tahap pengerjaan. Bangunan belum sepenuhnya dipasangai atap. Ada bangunan baru terpasang rangka bajanya.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Syamsul Bahri
Ivan/Tribun Lutim
Pembangunan Kantor Camat Wotu di Jl A Pandangai, Desa Lampenai, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum selesai pembangunannya. 

TRIBUNLUTIM.COM, WOTU - Pembangunan Kantor Camat Wotu di Jl A Pandangai, Desa Lampenai, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum selesai pembangunannya.

Kantor dengan gedung berlantai dua ini masih tahap pengerjaan. Bangunan belum sepenuhnya dipasangai atap. Ada bangunan baru terpasang rangka bajanya.

Selain itu, terlihat juga pada dinding kantor belum jadi sepenuhnya. Sementara kondisi bangunan kantor lama sudah rusak pada bagian atap dan dinding. Sudah tidak bisa digunakan.

Konsultan pengawas, Junaidi mengatakan pekerjaan terlambat karena ada rangkaian Festival Keraton Nusantara di Wotu.

Pada Kamis (12/9/2019), berlangsung ramah tamah raja dan sultan se-nusantara rangkaian Festival Keraton Nusantara (FKN) ke XIII di SalassaE, Dusun Benteng, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu.

"Alasan kontraktornya kemarin ada panitia yang larang bongkar," kata Junaidi kepada TribunLutim.com, Selasa (21/1/2020).

Kalau gedung dibongkar kata dia, kesannya jelek saat kegiatan tengah berlangsung. Sebab bisa mengganggu pandangan.

Selain itu, kendala lambatnya gedung rampung karena tukang terlambat bekerja, termasuk ekspedisi penyaluran barang untuk proyek lambat karena pernah solar langka.

Pembangunan Kantor Camat Wotu di Jl A Pandangai, Desa Lampenai, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum selesai pembangunannya.
Pembangunan Kantor Camat Wotu di Jl A Pandangai, Desa Lampenai, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum selesai pembangunannya. (Ivan/Tribun Lutim)

Proyek ini menghabiskan anggaran APBD 2019 Rp 1.3 miliar dengan tanggal kontrak 30 Agustus 2019 dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender.

Proyek ini dikerjakan oleh konsultan pelaksana CV Wudi Permata dengan konsultan pengawas adalah CV Alif Engineering Konsultant.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved