Kematian Bos Coto Makassar

Polisi Sebut Pembunuhan Bos Coto Tergolong Kasus Berat

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola mengatakan kasus pembunuhan terhadap Daeng Liwang ini tergolong kasus berat.

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Kasus kematian Bos Warung Coto Makassar, Dahlan Daeng Liwang (52) tak kunjung terungkap.

Hingga Senin (20/1/2020) hari ini, satu bulan telah berlalu. Namun tabir kematian tragis itu belum menemui titik terang.

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola mengatakan kasus pembunuhan terhadap Daeng Liwang ini tergolong kasus berat.

Oleh karena itu, katanya, pengungkapan kasus dugaan pembunuhan ini membutuhkan waktu agak lama.

"Ini termasuk kasus beratlah. Apalagi kita terbatas pada saksi-saksi di lapangan," katanya saat ditemui Tribun.

Jebolan Akpol angkatan 199 ini beralasan, keterbatasan saksi menyulitkan kepolisian untuk mengungkap kasus ini.

Termasuk mengungkap siapa pelaku, modus, ataupun motif kasus pembunuhan ini.

"Semua sisi TKP sudah diobok-obok untuk mendapatkan bukti-bukti, tapi sampai saat ini kita masih terkendala. Apalagi sama sekali tidak ada saksi," katanya

Boy menyampaikan, pihaknya masih menantikan hasil autopsi jenazah Daeng Liwang dari Rumah Sakit Bhayangkara.

"Hasil outopsi korban kita sementara bersurat ke forensik juga untuk hasilnya," katanya Boy.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved