Jembatan Sinoa Ulu Ere Bantaeng

Jembatan Penghubung Sinoa-Ulu Ere Bantaeng Segera Digunakan

Jembatan yang sebelumnya mengalami renovasi total, rencannya sudah dapat dilalui kendaraan awal Februari mendatang.

Jembatan Penghubung Sinoa-Ulu Ere Bantaeng Segera Digunakan
Irfan Nurmin
Kondisi jembatan penghubung antara Kecamatan Sinoa dan Kecamatan Ulu Ere, di Desa Bonto Macinni, Kecamatan Sinoa, Minggu (19/1/2020). 

TRIBUNBANTAENG.COM, SINOA - Penantian warga Desa Bonto Macinni, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, akan hadirnya jembatan penghubung ke Kecamatan Ulu Ere, sebentar lagi bakal terwujud.

Jembatan yang sebelumnya mengalami renovasi total, rencannya sudah dapat dilalui kendaraan awal Februari mendatang.

Jembatan yang masuk dalam jalan provinsi ini, telah dikerjakan selama kurang lebih empat bulan lamanya.

Jembatan tersebut direnovasi menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp3,8 miliar.

Tak hanya menghubungkan antar dua kecamatan, jalur Sinoa-Ulu Ere, juga menjadi jalur alternatif menuju Kabupaten Jeneponto dan Gowa.

Kasi Trantib Kecamatan Sinoa, Irfan Nurmin, yang mengawasi langsung proyek ini, mengatakan, jembatan ini sudah sangat dinanti oleh warga.

Pasalnya, selama masa pengerjaan, warga harus melewati jalan sementara yang berada disamping proyek.

"Di samping jembatan untuk roda dua. Dan itupun kalalu tidak hujan. Kalau roda empat memutar ke Morowa, Panaikang, Kecamatan Bissappu, jaraknya sekitar 12 kilometer," kata Irfan, Senin (20/1/2020).

Sekadar diketahui, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng memiliki enam desa dan kelurahan, dengan luas total sebesar 43,00 kilometer persegi.

Khusus untuk desa Bonto Macinni, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2018, luasnya sekitar 6,26 kilometer persegi.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Syamsul Bahri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved