Kapolsek Pitumpanua

Dua Pekan Jabat Kapolsek Pitumpanua, AKP Jasman Parudik Bekuk Pengedar Sabu-sabu

Tercatat, sudah dua kali perwira tiga balok tersebut memimpin penangkapan kasus penyalahgunaan narkotika, dan mengamankan beberapa tersangka.

Dua Pekan Jabat Kapolsek Pitumpanua, AKP Jasman Parudik Bekuk Pengedar Sabu-sabu
hardiansyah/tribunwajo.com
Barang bukti yang diamankan dari penangkapan dua pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sebuah hotel di Sengkang, Kabupaten Wajo, Senin (11/11/2019) malam. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Dua pekan menjabat sebagai Kapolsek Pitumpanua, AKP Jasman Parudik menunjuk kinerja yang positif.

Tercatat, sudah dua kali perwira tiga balok tersebut memimpin penangkapan kasus penyalahgunaan narkotika, dan mengamankan beberapa tersangka.

Teranyar, satu pengedar sabu-sabu di Jl Andi Kollo, Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, bernama Dedi bin Haji Munir (31) disikat, Kamis (16/1/2020) kemarin.

Sebelumnya, AKP Jasman Parudik juga memimpin anggotanya melakukan penggerebekan pesta sabu-sabu di salah satu rumah warga di Jl Minangasadae, Kelurahan Siwa pada Selasa (7/1/2020) lalu.

Enam orang diamankan, Satu di antaranya adalah anggota Polri. Dia adalah Briptu Sukardi (26), lalu Haris bin Busra (28) Lasanra bin Busra (24), Sulkifli bin Syarifuddin (39), Takdir bin Sappe (32), dan Harif bin Walid (34).

Komitmen Kapolsek Pitumpanua pun diapresiasi oleh penggiat anti-narkoba di Kabupaten Wajo, Heriyanto Ardi.

Menurutnya, aksi mantan Kapolsek Sajoanging tersebut memberi angin segar untuk pemberantasa narkotika di Kecamatan Pitumpanua, yang sebelumnya amat dikenal sebagai zona merah peredaran narkotika.

"Kami mengapresiasi Kapolsek Pitumpanua karena baru dua pekan menjabat sudah melakukan tindakan berarti dalam pemberantasan narkoba semoga semangat pemberantasan narkoba tetap terjaga," katanya, Jumat (17/1/2020).

Lebih lanjut, aksi pemberantasan narkotika tersebut diharapkan bukan cuma di awal jabatannya, tetapi bisa terus dilakukan apabila ada informasi yang diketahui.

Kecamatan Pitumpanua memang menjadi salah satu kecamatan yang masuk zona merah peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Olehny, Heriyanto Ardi berharap, bahwa anggapan tersebut bisa hilang seiring dengan disikatnya para pelaku yang tak bertanggungjawab.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved