Pungli di Mamasa

Sekolah Menengah di Mamasa Diduga Pungli Kepada Peserta Didik, Orangtua Keberatan

Berdalih partisipasi melalui Komite Sekolah, siswa dibebankan pembayaran dengan nominal yang berpariasi.

Sekolah Menengah di Mamasa Diduga Pungli Kepada Peserta Didik, Orangtua Keberatan
ist
SMKN 1 Mamasa berada di Jl Pendidikan, Kelurahan Mamasa 

TRIBUNMMASACOM, MAMASA - Sejumlah sekolah menengah di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat disinyalir melakukan pungutan terhadap peserta didik.

Berdalih partisipasi melalui Komite Sekolah, siswa dibebankan pembayaran dengan nominal yang berpariasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya telah tiga sekolah di Mamasa yang ketahuan melakukan pungutan.

Beberapa waktu lalu, Tribunmamasa.com melansir dugaan pungutan terhadap orangtua siswa di SMAN 1 Mambi.

Di sekolah itu, orang tua siswa dibebankan pembayaran komite sebesar Rp 210.000 untuk setiap semester.

Bukan hanya SMAN 1 Mamabi, bahkan SMAN 1 Mamasa juga dikabarkan melakukan pungutan terhadap orang tua dengan alasan dana partisipasi.

Sesuai informasi, di SMAN 1 Mamasa, Siswa dibebankan uang komite sebesar miniml Rp.400 ribu hingga Rp.1 juta persiswa.

Hal tersbeut bahkan diakaui Wakil Kepala SMAN 1 Mamasa, Yubal.

Namun menurut dia, dana komite yang pihaknya kumpulkan dari orang tua atau siswa, sifatnya bukan pungutan melainkan partisipasi.

"Jadi ini bukan pungutan, istilahnya itu partisipasi orangtua siswa," ungkap Yubal, Rabu (8/1/2020) siang.

Halaman
123
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved