Kuliner Khas Sulsel

Mencicipi Lezatnya Putu Cangkir, Kue Tradisional Makassar yang Masih Digemari

Kue putu cangkir misalnya. Kue tradisional yang di dalamnya diselipkan kelapa ini telah digemari masyarakat sejak dulu.

Mencicipi Lezatnya Putu Cangkir, Kue Tradisional Makassar yang Masih Digemari
Nur Fajriani
Mencicipi Lezatnya Putu Cangkir, Kue Tradisional Makassar yang Masih Digemari 

TRIBUNTIMURTRAVEL.COM - Sulawesi Selatan kaya dengan berbagai jenis kuliner khasnya yang lezat dan menggugah selera.

Kue putu cangkir misalnya. Kue tradisional yang di dalamnya diselipkan kelapa ini telah digemari masyarakat sejak dulu.

Kue ini banyak diperjualbelikan jelang sore hingga malam hari. Namun, kerap pula dijual pada pagi hari bersama kue tradisional lainnya.

Menikmati sajian putu cangkir yang hangat, khas dan lezat, sepertinya sangat pas di malam hari.

Kamu bisa bertandang ke Kedai Putu Cangkir Aldi & Aidil yang terletak di Jl Cendrawasih (depan Grand Mode).

Kedai Putu Cangkir Aldi & Aidil yang terletak di Jl Cendrawasih (depan Grand Mode).
Kedai Putu Cangkir Aldi & Aidil yang terletak di Jl Cendrawasih (depan Grand Mode). (Nur Fajriani)

Buka mulai 16.00 - 23.00 Wita. Di sini empat varian rasa putu cangkir dapat dinikmati.

Putu cangkir berwarna putih berbahan dasar gula pasir, Ungu berbahan ketan hitam, hijau berbahan pandan dan cokelat berbahan gula merah.

Salah satu varian kue Putu Cangkir
Salah satu varian kue Putu Cangkir (Nur Fajriani)

Untuk satu buah putu cangkir hanya ditawarkan seribu rupiah saja loh.

Pemilik Kedai Putu Cangkir Aldi & Aidil Mahyuni mengatakan telah berjualan kue ini sejak 2012.

"Sejak 2012. Dulu jualan sekitar Jembatan Merah sampai 2015 kemudian pindah ke sini (Jl Cendrawasih)," katanya pada Tribun Timur.

Halaman
123
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved