Pilkada Gowa

Tanggapi Unggahan Doboloki, Bawaslu Datangi Dinas Sosial Gowa

Bawaslu memutuskan turun menanggapi unggahan simbolik "Doboloki" yang dilakukan Dinas Sosial Gowa.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
Ari
Bawaslu mendatangi Kantor Dinas Sosial Gowa, Jl Masjid Raya, Sungguminasa, Senin (6/1/2020) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendatangi Kantor Dinas sosial (Dinsos) Kabupaten Gowa, Jl Masjid Raya, Senin (6/1/2020) siang.

Bawaslu memutuskan turun menanggapi unggahan simbolik "Doboloki" yang dilakukan Dinas Sosial Gowa.

Bawaslu turun mengingatkan Peraturan Perundang-Undangan terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Dinas Sosial, Syamsuddin Bidol, meminta jajarannya untuk tidak lagi mengunggah slogan simbolik itu.

Ia meminta jajarannya bertekad menjalani aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Tentang etika dan netralitas ASN," katanya dalam rilis yang diterima Tribun.

Syamsuddin juga memperingati ASN yang sempat mengunggah simbolik #2020Doboloki.

Ia meminta unggahan itu dihapus dari media sosial Dinsos.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Gowa Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga (PHL), Juanto Avol, mengingatkan terkait netralitas ASN menghadapi Pilkada serentak 2020

Menurutnya, walau belum ada slogan resmi, akan tapi opini publik sudah terbangun melalui simbolik itu.

"Untuk itu, Bawaslu melakukan pencegahan agar ASN tetap netral menjelang pilkada 2020," kata Avol.

Sedangkan Koordiv Penindakan Pelanggaran Yusnaeni, mengingatkan posisi strategis Dinsos yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dinas Sosial, katanya, dinilai memiliki posisi yang sangat strategis.

Sebab, program dinas sosial bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved