BPBD Pangkep

Anggaran Operasional Dikurangi, Reaksi Plt BPBD Pangkep

Penurunan anggaran operasional itu menurun drastis dari anggaran operasional tahun lalu Rp 4 miliar dan tahun ini BPBD Pangkep hanya mendapat Rp 1,8 m

Munji/tribun-pangkep.com
Plt BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Anggaran operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep tahun 2020 menurun.

Penurunan anggaran operasional itu menurun drastis dari anggaran operasional tahun lalu Rp 4 miliar dan tahun ini BPBD Pangkep hanya mendapat Rp 1,8 miliar.

"Iya memang menurun dari tahun lalu, tetapi kita optimis tetap bekerja maksimal di BPBD Pangkep," kata Plt BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle kepada Tribun Timur, Kamis (2/1/2020).

Seharusnya, kata Kallang anggaran itu dinaikkan atau tidak bergeser seperti tahun lalu, mengingat BPBD Pangkep memiliki beban kerja tinggi di musim-musim seperti ini.

Kallang menyebut, meski anggaran operasional menurun, tetapi khusus anggaran bencana dan insidentil itu ada pada Dinas Pengelola dan Keuangan Daerah Pangkep.

"Khusus untuk itu, ada di Dinas Pengelola dan Keuangan jadi kalau semisal ada bencana itu telaah staf dulu, kemudian diteruskan ke pimpinan hingga Dinas Pengelola dan Keuangan mencairkannya," ujarnya.

Meski minim dan turun drastis BPBD Pangkep tetap mengoptimalkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pangkep.

"Kita tetap optimalkan TRC karena memang itu dibuat khusus untuk penanganan bencana," ungkapnya.

TRC selalu stand by jika kejadian bencana alam seperti terjadi banjir, longsor dan angin puting di Pangkep.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow Instagram Tribun Timur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved