Tribun Pinrang

Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Online di Pinrang, Begini Cara Pembagian Tarif PSK dan Mucikari

Satreskrim Polres Pinrang berhasil mengungkap kasus prostitusi online. Pelaku adalah IS (23), MA (38) dan AL (20).

Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Online di Pinrang, Begini Cara Pembagian Tarif PSK dan Mucikari
hery/tribunpinrang.com
Press Realease Satreskrim Polres Pinrang terkait kasus prostitusi online. 

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Satreskrim Polres Pinrang berhasil mengungkap kasus prostitusi online.

Pelaku adalah IS (23), MA (38) dan AL (20).

Dalam kasus tersebut, belasan wanita menjadi korban perdagangan manusia yang dipekerjakan sebagai PSK.

Mereka terdiri dari beragam umur. Dari remaja, dewasa, hingga di bawah umur.

Informasi yang dihimpun TribunPinrang.com, Jumat (27/12/2019), budget yang diteirma mucikari mencapai 20 persen lebih dari jumlah tarif yang disepakati.

Hal itu terungkap berdasarkan penyelidikan yang dilakuka oleh Satreskrim Polres Pinrang.

Saat itu, petugas berpura-pura menjadi pelanggan dengan kesepakatan tarif mencapai Rp 650.000.

Jumlah tersebut kemudian dibagi antara PSK dan Mucikari.

"Mucukari menerima uang dari pelanggan sebesar Rp 650 ribu.
dan menyerahkan ke PSK sebanyak Rp 500 ribu. Sisanya diambil olehnya," kata Kasatreskrim Polres Pinrang AKP Dharma.

Berdasarkan temuan tersebut, lanjutnya, petugas kemudian melakukan pengembangan. Hingga pada akhirnya berhasil meringkus tiga mucikari yang disebutkan di atas.

Halaman
12
Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved