Bantuan Jagung Diperjualbelikan

Polres Bone Hentikan Kasus Bantuan Bibit Jagung Diperjualbelikan

Sebelumnya, kasus itu mencuat dengan sejumlah orang terduga pelaku masing masing berinisial MB alias BT, AL, RS dan MA yang merupakan kelompok pemuda

Polres Bone Hentikan Kasus Bantuan Bibit Jagung Diperjualbelikan
justang/tribunbone.com
Kanit Ekonomi Satreskrim Polres Bone Ipda Doddie (tengah) didampingi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (kiri) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sunardi Nurdin menyampaikan penghentian pengusutan kasus bantuan bibit jagung yang diduga diperjualbelikan ke petani. 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bone resmi menghentikan kasus bantuan bibit jagung yang diduga diperjualbelikan ke petani.

Sebelumnya, kasus itu mencuat dengan sejumlah orang terduga pelaku masing masing berinisial MB alias BT, AL, RS dan MA yang merupakan kelompok pemuda tani.

Kanit Ekonomi Polres Bone, Ipda Doddie menguraikan alasan penghentian pengusutan kasus tersebut.

Ia menyebut bantuan bibit jagung memang dalam penguasaan terduga pelaku namun tidak dalam posisi bibit jagung tersebut diperjualbelikan.

”Dari hasil penyelidikan, kita belum dapat cukup bukti, jika bantuan tersebut diperjual belikan, namun kita menemukan bahwa bantuan tersebut berada dalam penguasaan terduga pelaku AI dan RS secara ilegal," katanya di depan awak media di Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Senin (23/12/2019).

Kata Doddie, pihaknya sudah memeriksa 21 orang saksi baik dari Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Bone, pihak distributor BISI, dan terduga pelaku.

"Penyidik sudah melakukan usah maksimal, namun belum ada tindakan dugaan niat jahat dari pelaku," kata Doddie.

"Sehingga penyidik berkesimpulan kasus tersebut tidak dapat ditingkatkan ke penyidikan," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (PTPHP) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sunardi Nurdin dan perwakilan Dinas Pertanian Sulawesi Selatan.

Sunardi berharap bantuan bibit jagung yang diamankan polisi beberapa waktu lalu dikembalikan secepatnya ke petani.

"Kami berharap bibit bantuan yang disita 2, 8 ton segera dikembalikan kepada para petani, kalau disimpan terlalu lama, dikhawatirkan malah jadi sampah, sementara inikan belum pasti ada tindakan pidana," kata Sunardi.

Sebelumnya, Tim Polres Bone gabungan Sat Intelkam Polres dan Unit Ekonomo Sat Reskrim Polres Bone mengamankan ratusan karung bibit jagung bantuan, Senin (2/12/2019) dini hari.

Pasalnya, bibit jagung tersebut yang seharusnya dibagikan secara gratis malah diduga diperjualbelikan ke petani.

Tidak tanggung-tanggung, bantuan Kementerian Pertanian yang diduga bakal diperjualbelikan mencapai 2, 84 ton atau142 karung.

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved