Kebakaran di Wonomulyo

Ini Penyebab Kebakaran di Polman yang Tewaskan 1 Warga

Umbar mengatakan korban yang tewas ditemukan dalam kamar mandi. Diduga terjebat saat berusaha selamatkan diri.

Penulis: Nurhadi | Editor: Imam Wahyudi
nurhadi/tribunmamuju.com
Kebakaran di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Polman, Minggu (22/12/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Kebakaran di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Polman yang merenggut korban jiwa diduga karena arus pendek listrik, Minggu (22/12/2019).

Kebakaran di Wonomulyo Polman, Yupe Terpanggang di Kamar Mandi

Kebakaran tersebut juga menghanguskan dua rumah warga.

"Diduga karena arus pendek listrik. Dua rumah terbakar, korban adalah anak dan ibu,"kata Camat Wonomulyo, H Umbar.

Umbar mengatakan korban yang tewas ditemukan dalam kamar mandi. Diduga terjebat saat berusaha selamatkan diri.

Anggota DPRD Polman H Syarifuddin sayangkan upaya pemadaman yang lambat oleh pemadan kebakaran.

Lambatnya pemadaman kata dia, dikarenakan kerusakan unit mobil pemadam kebakaran yang ada di Kecamatan Wonomulyo.

"Saya sangat sayangkan karena armada pemadam kebakarannya sudah lama rusak, sebaiknya segera diganti, apalagi usianya sudah hampir 20 tahun, sudah tidak layak,"ungkap H Syarifuddin.

Akibat kebakaran korban mengalami kerugian materil ratusan juta rupiah.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran di Lingkungan Ujung Baru, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Polman, Minggu (22/12/2019) sekitar pukul 15.30 Wita, renggut korban jiwa. 

Yupe (60), tewas terpanggang dalam peristiwa ini.

Saat kebakaran posisi korban berada di kamar mandi lantai dua rumahnya.

Yupe diduga terjebak kepungan api saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api yang menghanguskan rumahnya.

"Satu warga meninggal dan peristiwa kebakaran tadi. Korban ditemukan dalam kamar mandi di lantai dua rumahnya, sekarang korban sudah berada di Puskesmas Wonomulyo dan akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga, “kata Sekcam Wonomulyo, Samiaji, kepada wartawan.

Warga sempat kesulitan memadamkan kobaran api. Sebab lokasi rumah yang terbakar berada di tengah pemukiman yang melewati lorong sempit.

Armada pemadam kebakaran yang tiba di lokasi juga sulit menjangkau titik kebakaran.

Berbekal alat seadanya, warga bahu membahu memadamkan kobaran api. Bahkan satu rumah terpaksa harus dibongkar agar kobaran api tidak semakin meluas.

Setelah hampir sejam lamanya, api berhasil dijinakkan warga, dengan bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Polewali.

Berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi, sumber api  dari salah satu rumah yang dalam kondisi kosong yang juga milik Yupe.

"Api berasal dari rumah kosong milik korban yang berada di bagian belakang. Selama ini korban dan anaknya tinggal di rumah bagian depan," kata salah seorang warga, H Abdul Rahman.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved