Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kades Terpilih Enrekang

Lantik 28 Kades Terpilih Pada Pilkades 2019, Ini Pesan Bupati Enrekang

Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando yang disaksikan para Forkopimda, Pimpinan OPD, Camat dan masyarakat umum.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Ansar
azis albar/tribunenrekang.com
Para kepala desa (Kades) terpilih dalam Pilkades 2019 akhirnya menjalani prosesi pengambilan sumpah pelantikan dan serah terima jabatan di Halaman Kantor Bupati Enrekang, Jumat (20/12/2019). 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Sebanyak 28 kepala desa (Kades) terpilih dalam Pilkades 2019 Enrekang, menjalani prosesi pengambilan sumpah pelantikan dan serah terima jabatan.

Berlangsung di halaman Kantor Bupati Enrekang, Jumat (20/12/2019).

Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando yang disaksikan para Forkopimda, Pimpinan OPD, Camat dan masyarakat umum.

Total ada 28 Kades yang dilantik dirangkaikan pula dengam pelantilan serentak para anggota BPD dari 41 desa di Kabupaten Enrekang.

Dalam kesempatan itu Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengatakan, mulai hari ini tim sukses para Kades harus dibubarkan tak ada lagi namanya lawan politik.

Menurut MB, sumpah yang diambil harus dilaksanakan dengan baik, yang terpenting bahwa pernyataan sumpah itu adalah sumpah yang disaksikan oleh Allah SWT.

"Apa yang kita lakukan nantinya selama enam tahun menjabat Allah akan terus mengawasi kinerja kita," kata Muslimin Bando.

Kepada pengurus BPD, Muslimin Bando berpesan harus diingat bahwa dalam satu desa penduduknya ada lebih seribu orang tapi yang dipilih hanya maksimal sembilan orang artinya inilah yang terbaik.

"Kalau Kades dan BPD bisa berjalan dengan baik maka bupati, wabup dan OPD bisa nyenyak tidur karena semua beralih tanggung jawab kepada Kades dan lurah denfan baik," ujarnya.

Ia menjelaskan, ke depan tanggung jawab dan beban kerja kita makin besar. Sebab, perkembangan zaman makin pesat saat ini teknologi 4.0 tapi ke depan bukan tidak mungkin ke depan sudah masuki 5.0 karena pesabta perkembangan teknologi.

Saat ini, Indonesia memiliki 260 juta jiwa penduduk dengan hampir 50 persen penduduknya masuki angkatan kerja.

Hal itu berarti jumlah penduduk usia produktif di Indonesia terbesar di dunia, beda dengan negara Jepang dan Eropa usia Lansianya sudah lebih tinggi daripada usia mudanya.

Maka peluang ini bisa didapatkan oleh pemuda kita untuk isi dunia kerja ke negara itu.

Olehnya itu, Kades adalah tulang punggung negara kita dalam membimbing generasi kita ke depan.

Tahun ini, Enrekang diminta dari Jerman memeberikan tenaga kesehatan yang mempunyai sertifikat melayani pasien dengan usia menimal 26 tahun dan gajiya Rp 35 juta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved