Ayah Setubuhi Anak Kandungnya

Begini Reaksi Legislator Perempuan Tanggapi Kekerasan Seksual di Takalar

HJ bahkan sudah mengandung janin berumur enam bulan dari hubungan terlarang tersebut.

Begini Reaksi Legislator Perempuan Tanggapi Kekerasan Seksual di Takalar
darullah/tribuntakalar.com
Ir Husniah Rachman Daeng Tayu 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR -- Malang benar nasib HJ (16). Remaja asal Takalar ini menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah kandungnya sendiri, TT (50).

HJ bahkan sudah mengandung janin berumur enam bulan dari hubungan terlarang tersebut.

Anggota DPRD Kabupaten Takalar, Husniah Rachman mengatakan, kasus pelecehan dan kekerasan seksual memang banyak mengancam selama beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, kekerasan seksual di masa kini bukan hanya datang dari eksternal keluarga. Tetapi juga datang dari internal keluarga.

"Ini yang beberapa tahun terakhir sangat kencang disosialisasikan oleh pemerhati perempuan, bahwa kekerasan dan pelecehan seksual harus selalu diwaspadai," katanya saat dihubungi Tribun, Selasa (10/12/2019).

Salah satu upaya pencegahan terhadap kekerasan seksual, katanya, bisa dilakukan dengan perepan Undang-undang Pencegahan Kekerasan Seksual.

Ia mengungkapkan, keinginan ini sudah dilakukan dengan usulan pengajuan RUU pencegahan kekerasan seksual dari pemerhati perempuan.

Sementara mengenai fenomena ayah hamili putra kandung, harus diperkuat dengan penguatan pemahaman agama kepada semua eleman masyarakat.

Kedua, katanya, pentingnya peran keluarga kepada masyarakat.

"Peran keluarga bukan hanya sekadar peningkatan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga iman dan ketaqwaan," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved