Jakarta

5 Fakta Anthony Probowo PSI Lawan Cekcok Cinta Mega PDIP, Apanya Prabowo Subianto? Sekampus Agnez Mo

Lima fakta Anthony Winza Prabowo PSI yang cekcok vs Cinta Mega PDIP, apanya Prabowo Subianto? Sekampus Agnez Mo.

5 Fakta Anthony Probowo PSI Lawan Cekcok Cinta Mega PDIP, Apanya Prabowo Subianto? Sekampus Agnez Mo
DOK PRIBADI/TRIBUNNEWS.COM/YOUTUBE.COM BUILD SERIES
Anthony Winza Probowo, Prabowo Subianto, dan Agnez Mo. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Lima fakta Anthony Winza Prabowo atau Anthony Winza Probowo PSI yang cekcok vs Cinta Mega PDIP, apanya Prabowo Subianto? Sekampus Agnez Mo.

Dua politisi dari partai pendukung Presiden dan Wapres RI, Jokowi dan Maruf Aminn terlibat adu mulut.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) Anthony Winza Prabowo atau Anthony Winza Probowo cekcok dengan rekan satu komisinya dari Fraksi PDIP, Cinta Mega.

Mereka cekcok dalam rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020 di ruang rapat Komisi C Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (5/12/2019) malam.

Perdebatan mereka bermula saat Komisi C membahas anggaran Penyertaan Modal Daerah (PMD) untuk badan usaha PD PAM Jaya.

Cinta Mega menuding Anthony Winza Prabowo menyebarkan materi yang dibahas di dalam rapat kepada wartawan.

Cinta Mega tidak menjelaskan materi rapat yang dimaksud.

"Pak Anthony, kalau pembahasan rapat itu jangan disebar ke media," ujar Cinta Mega.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDIP, Cinta Mega
Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDIP, Cinta Mega (KOMPAS.COM/NURSITA SARI)

Anthony Winza Prabowo pun menanggapi pernyataan Cinta Mega.

"Ini tuduhan apa lagi," kata dia.

Anthony Winza Prabowo dan Cinta Mega saling menunjuk.

Mereka juga membantah pernyataan satu sama lain.

Anggota Komisi C lainnya berupaya menenangkan mereka.

Rapat pembahasan RAPBD DKI Jakarta tahun 2020 antara Komisi C DPRD DKI dan Pemprov DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (5/12/2019).
Rapat pembahasan RAPBD DKI Jakarta tahun 2020 antara Komisi C DPRD DKI dan Pemprov DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (5/12/2019). (KOMPAS.COM/NURSITA SARI)

Ketua Komisi C Habib Muhamad bin Salim Alatas kemudian meminta Anthony Winza Prabowo masuk ke dalam ruangan Komisi C yang berada di samping ruangan rapat.

Habib Muhamad bin Salim Alatas juga menskors rapat pembahasan RAPBD sampai Jumat ini untuk mendinginkan suasana.

"Anthony, saya pimpinan rapat, masuk ke dalam dulu," ucap Habib Muhamad bin Salim Alatas.

Anthony Winza Prabowo pun masuk ke dalam ruangan Komisi C.

Wartawan yang berada di dalam ruang rapat diusir keluar ruangan oleh petugas Pengamanan Dalam (Pamdal).

Anggota Komisi C, S Andyka, menuturkan, anggota Komisi C kecewa terhadap sikap Anthony Winza Prabowo yang disebut menyebarkan materi di dalam rapat kepada wartawan.

Menurut Andyka, materi di dalam rapat yang disebarkan Anthony Winza Prabowo adalah anggaran pengadaan 1 unit komputer dan perangkatnya sebesar Rp 128,9 miliar dalam pos anggaran Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta.

"Adu mulut, adu argumen, di (dunia) politik, memang seperti itu, cuma memang ada kekecewaan teman-teman karena hasil rapat yang tadi sore itu, saya enggak tahu siapa yang meng-upload, ada berita pengadaan komputer Rp 128,9 miliar," kata Andyka seusai rapat diskors.

Anthony Winza Prabowo diketahui mengomentari anggaran pengadaan komputer dan perangkatnya itu dalam rapat yang sama pada Kamis siang.

Rapat itu dinyatakan terbuka untuk umum.

Namun, pada rapat lanjutan yang digelar, Jumat (6/12/2019), tertutup.

Kompas.com dan wartawan dari media lain mulanya hendak masuk menuju ruang rapat Komisi C di Lantai 3 Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, untuk mengikuti jalannya rapat.

Namun, 2 orang petugas Pamdal melarang wartawan masuk.

"Perintahnya tertutup, kami dapat informasi dari staf komisi. Kami hanya menjalankan perintah," ujar seorang petugas Pamdal.

Ngomong-ngomong, siapa Anthony Winza Prabowo?

Berikut 5 fakta terkait:

Halaman
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved