Tribun Enrekang
Ada Santrinya di Pesantren Tahfidz Quran, Panti Asuhan Al-Muhlisin Dapat Bantuan Baznas Enrekang
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai Rp 24 juta per tahun, atau Rp 2 juta per bulan.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang, kembali menyalurkan bantuan di Panti Asuhan Al-Muhlisin Sudu, Kelurahan Buntu Sugi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai Rp 24 juta per tahun, atau Rp 2 juta per bulan.
Bantuan diserahkan langsung oleh Komisioner Baznas Enrekang, Baharuddin di Kantor Baznas Enrekang, Kelurahan Puserren, Kecamatan Enrekang, Kamis (5/12/2019).
Baharuddin mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk membantu para santri di panti asuhan tersebut.
Apalagi, mayoritas anak binaan Panti Asuhan Almuhlisin berasal dari wilayah Enrekang dan dari luar Enrekang, bahkan dari luar provinsi, ada juga keluarga muallaf.
"Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," kata Baharuddin, Kamis (5/12/2019).
Sementara Pengasuh Panti Asuhan Al-Muhlisin, Hj Timah mengaku bersyukur, atas adanya bantuan dari Baznas tersebut.
“Kami sangat bersyukur karena bantuan dari Baznas ini meringankan beban kami, terutama dari biaya konsumsi dan biaya pendidikan santri," ujarnya.
Ia menambahkan, anak-anak yang diasuhnya banyak dari keluarga yang baru masuk Islam atau muallaf di daerah perbatasan Enrekang-Tator.
Ada delapan yang dikirim belajar di pesantren tahfizd Qur'an di Jawa dan Palopo, dengan biaya cukup besar Rp 500 ribu per anak.
"Tapi saya yakin Resky Allah SWT tidak membiarkan sengsara, kami ini berjuang untuk anak yatim piatu dan muallaf. Alhamdulillah selama ini kami jalani dengan baik," tuturnya.
(tribunenrekang.com)
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur: