Pamsimas Sejak 2014 di Polman

72 Desa di Polman Berhasil Diintervensi Melalui Program Pamsimas Sejak 2014

Koordinator Pemsimas Kabupaten Polman Fitriadi mengatakan ini bukti komitmen dalam rangka penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

Dok. Pamsimas Polman
Acara uji fungsi dan serah terima program Pamsimas 3 pelaksanaan tahun 2019 di Dusun Sarampu, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Polman. Dihadiri ratusan masyarakat, Kamis (4/12/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Sejak tahun 2014 Penyedia Air Minum dan Sanitas Berbasis Masyarakat (Pamsimas) berhasil mengintervensi 72 Desa di Kabupaten Polewali Mandar.

Koordinator Pemsimas Kabupaten Polman Fitriadi mengatakan ini bukti komitmen dalam rangka penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

"Salah satu kekuatan utama program Pamsimas adalah kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten dalam mensukseskan program ini," kata Fitriadi pada acara uji fungsi dan serah terima program Pamsimas 3 pelaksanaan tahun 2019 di Dusun Sarampu, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Polman, Kamis (4/12/2019)

Menurutnya, posisi pendamping dan pemerintah terkait hanya sebagai jembatan, yang lebih utama adalah warga agar sarana yang disediakan bisa berumur panjang, bermanfaat secara berkelanjutan dan betul-betul dirasakan oleh masyarakat.

Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Pemukiman Balitbangren Kabupaten Polewali Mandar Ahmad Rauf, menyampaikan bahwa program Pansimas ini adalah komitmen Pemkab Polewali Mandar untuk menjembatani warga dalam hak tersedianya air bersih bagi warga kabupaten Polewali Mandar.

Acara uji fungsi dan serah terima program Pamsimas 3 pelaksanaan tahun 2019 di Dusun Sarampu, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Polman. Dihadiri ratusan masyarakat, Kamis (4/12/2019)
Acara uji fungsi dan serah terima program Pamsimas 3 pelaksanaan tahun 2019 di Dusun Sarampu, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Polman. Dihadiri ratusan masyarakat, Kamis (4/12/2019) (Dok. Pamsimas Polman)

"Intinya pemerintah hanya menjembatani, selanjutnya masyarakatlah yang memiliki hak atas sarana yang dibangun, kami harap dirawat dengan baik,"ujar Ahmad Rauf.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Kuajang, Muhammad S, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya bagi pelaksana program Pamsimas dan Pemkab Polewali Mandar.

Berkat program Pansimas dan kolaborasi semua pihak, warga Desa Kuajang, terkhusus lagi warga di Dusun 1 Sarampu kini dapat merasakan layanan air bersih dan sanitasi.

"Kami sangat berterima kasih, dan pemerintah Desa Kuajang akan senantiasa menyiapkan lokasi atau tempat apabila program Pamsimas tetap berlanjut di Desa kami, juga kami sangat bersyukur sudah dua dusun yang difasilitasi Pamsimas, dusun Sarampu 1 dan dusun Pakkandoang,"tutur H Muhammad S. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved