Lorentz National Park

Fakta Google Doodle Lorentz National Park atau Taman Nasional Lorentz di Papua: Nama Orang Belanda

Lorentz National Park atau Taman Nasional Lorentz adalah sebuah taman nasional yang terletak di Provinsi Papua, Indonesia.

Fakta Google Doodle Lorentz National Park atau Taman Nasional Lorentz di Papua: Nama Orang Belanda
GOOGLE DOODLE
Fakta Google Doodle Lorentz National Park atau Taman Nasional Lorentz di Papua: nama orang Belanda dan situs warisan dunia UNESCO. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Fakta Google Doodle Lorentz National Park atau Taman Nasional Lorentz di Papua: nama orang Belanda dan situs warisan dunia UNESCO.

Laman mesin pencarian Google menampilkan doodle Lorentz National Park atau Taman Nasional Lorentz.

Tahukah Anda, Lorentz National Park atau Taman Nasional Lorentz adalah sebuah taman nasional yang terletak di Provinsi Papua, Indonesia. 

Disalin dari laman Wikipedia.org, Lorentz National Park memiliki luas wilayah sebesar 2,4 juta Ha; Lorentz National Park merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara.

Taman ini masih belum dipetakan, dijelajahi dan banyak terdapat tanaman asli, hewan dan budaya.

Pada 1999 taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Wilayahnya juga terdapat persediaan mineral, dan operasi pertambangan berskala besar juga aktif di sekitar taman nasional ini.

Ada juga Proyek Konservasi Lorentz National Park yang terdiri dari sebuah inisiatif masyarakat untuk konservasi komunal dan ekologi warisan yang berada di sekitar Taman Nasional Loretz ini.

Dari tahun 2003 hingga kini, WWF-Indonesia Region Sahul Papua sedang melakukan pemetaan wilayah adat dalam kawasan Lorentz National Park.

Tahun 2003- 2006, WWF telah melakukan pemetaan di Wilayah Taman Nasional Lorentz yang berada di Distrik (Kecamatan) Kurima, Kabupaten Yahukimo, dan tahun 2006-2007 ini pemetaan dilakukan di Distrik Sawaerma, Kabupaten Asmat.

Nama taman nasional ini diambil dari seorang penjelajah asal Belanda, Hendrikus Albertus Lorentz yang melewati daerah tersebut pada tahun 1909 yang merupakan ekspedisinya yang ke-10 di taman nasional ini.

Halaman
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved