CPNS 2019

Ramai Pendaftar CPNS 2019, Pria Ini Justru Mundur sebagai ASN Setelah 14,5 Tahun Mengabdi: Didenda?

Ramai Pendaftar CPNS 2019, Pria Ini Justru Mundur sebagai ASN Setelah 14,5 Tahun Mengabdi: Didenda?

Ramai Pendaftar CPNS 2019, Pria Ini Justru Mundur sebagai ASN Setelah 14,5 Tahun Mengabdi: Didenda?
Tribunnews.com
Ramai Pendaftar CPNS 2019, Pria Ini Justru Mundur sebagai ASN Setelah 14,5 Tahun Mengabdi: Didenda? 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ramai Pendaftar CPNS 2019, Pria Ini Justru Mundur sebagai ASN Setelah 14,5 Tahun Mengabdi: Didenda?

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) setiap tahunya ramai pendaftar dan termasuk yang paling ditunggu-tunggu para pencari kerja.

Namun, pria ini memutuskan mundur sebagai Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) setelah 14,5 tahun mengabdi.

Keputusan pria tersebut pun viral di media sosial Instagram.

Dalam postingan tersebut, pria yang belum diketahui namanya ini mulai mengabdi sejak 2005 sebagai tenaga keamanan kantor yang berstatus Honorer.

Lima tahun kemudian pria ini diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ), dan resmi menjadi PNS satu tahun setelahnya.

Di akhir 2015 sampai dengan Juni 2019 pria tersebut ditugaskan sebagai staf di Bagian Keuangan. 

Dirinya mendapat tugas menyusun perencanaan anggaran dari staf biasa hingga menjadi ketua tim admin perencanaan anggaran.

3 Cara Mengecek Lolos Tidaknya Seleksi Administrasi CPNS 2019, Ada Larangan Login di Tanggal Ini

Ramai Pendaftaran CPNS 2019, Inilah Sosok PNS Pertama di Indonesia, Berapa Nomor Induk Pegawainya?

Dengan tugas ini, dirinya mengaku mendapat banyak pengalaman, terutama dalam urusan perencanaan anggaran.

Namun per 1 Juli 2019 lalu, pria ini resmi resign dari jabatan ASN.

Ia mengaku langkah melepaskan jabatan ASN merupakan pilihan yang sulit baginya.

Dalam benaknya pekerjaan sebagai ASN adalah amanah yang sangat besar karena digaji oleh rakyat.

Di akhir, dirinya meminta doa supaya dijadikan manusia yang lebih baik lagi

Aturan resign ASN

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat berselfie ditengah kerumunan pegawai saat acara halal bihalal dengan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019). Acara tersebut diikuti oleh ratusan pegaiwai balaikota Jakarta.(Tribunnews/Jeprima)
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat berselfie ditengah kerumunan pegawai saat acara halal bihalal dengan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019). Acara tersebut diikuti oleh ratusan pegaiwai balaikota Jakarta.(Tribunnews/Jeprima) (Tribunnews/Jeprima)

Terlepas dari kisah yang belum diketahui kebenarannya ini, ternyata tidak mudah seorang ASN untuk mengajukan resign.

Resign untuk ASN dibagi menjadi dua jenis.

Pertama, resign dengan cara yang terhormat.

Cara ini, si ASN harus memenuhi syarat-syarat yang sudah diatur dalam undang-undang sebelum seseorang mantap melepaskan jabatannya.

Sedangkan cara kedua, resign dengan tidak terhomat.

Artinya, ada beberapa hal yang menyebabkan status ASN lepas secara otomatis dari abdi negara.

Pengajuan resign ASN diatur oleh pemerintah secara jelas dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil ( PNS ).

Dalam BAB I pasal 1 ayat 16, pemberhentian ASN dilakukan oleh Pejabat yang Berwenang (PyB).

Berikut bunyi pasal tersebut:

"Pejabat yang Berwenang yang selanjutnya disingkat PyB adalah pejabat yang mempunyai kewenangan melaksanakan proses pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian Pegawai ASN sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan"

Sedangkan yang dimaksud dengan pemberhentian ASN diatur dalam BAB I pasal 1 ayat 21.

3.325 Warga Berebut CPNS 2019 di Luwu, Masih Proses Verifikasi Berkas?

Ramai Pendaftaran CPNS 2019, Inilah Sosok PNS Pertama di Indonesia, Berapa Nomor Induk Pegawainya?

Ayat ini menyebut pemberhentian dari jabatan adalah pemberhentian yang mengakibatkan PNS tidak lagi menduduki Jabatan Administrasi (JA), Jabatan Fungsional (JF), atau Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT).

Dalam pasal 37 ayat 2 dijelaskan secara rinci penyebab seorang abdi negara hilang status ASN-nya, baik secara terhormat maupun tidak.

Pasal tersebut berunyi:

Selain pemberhentian sebagaimana dimaksud pada ayat (1), calon PNS diberhentikan apabila:

a. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri;

b. Meninggal dunia;

c. Terbukti melakukan pelanggaran disiplin tingkat sedang atau berat;

d. Memberikan keterangan atau bukti yang tidak benar pada waktu melamar;

e. Dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap;

f. Menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik; atau

g. Tidak bersedia mengucapkan sumpah/janji pada saat diangkat menjadi PNS.

Resign atas keinginan sendiri 

Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Aceh antrean menunggu giliran untuk bersalaman dengan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah pada apel perdana usai Lebaran Idul Fitri di Kantor Gubernur Aceh, Kamis (23/8/2012). (SERAMBI/BUDI FATRIA)
Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Aceh antrean menunggu giliran untuk bersalaman dengan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah pada apel perdana usai Lebaran Idul Fitri di Kantor Gubernur Aceh, Kamis (23/8/2012). (SERAMBI/BUDI FATRIA) (SERAMBI Banda Aceh/BUDI FATRIA)

Dilihat dari viralnya kisah ASN yang resign setelah 14,5 tahun mengabdi kepada negara, pengunduran diri yang ia lakukan termasuk atas keinginan sendiri.

Untuk tata cara pengunduran atas keinginan sendiri diatur pasal 261 dari ayat 1 hingga 6.

Bunyi pasal tersebut yakni:

Tata Cara Pemberhentian atas Permintaan Sendiri

(1) Permohonan berhenti sebagai PNS diajukan secara tertulis kepada Presiden atau PPK melalui PyB secara hierarki.

(2) Permohonan pemberhentian atas permintaan sendiri disetujui, ditunda, atau ditolak diberikan setelah mendapat rekomendasi dari PyB.

(3) Dalam hal permohonan berhenti ditunda atau ditolak, PPK menyampaikan alasan penundaan atau penolakan secara tertulis kepada PNS yang bersangkutan.

(4) Keputusan pemberian persetujuan, penundaan, atau penolakan permohonan pemberhentian atas permintaan sendiri ditetapkan paling lama 14 (empat belas) hari kerja terhitung sejak permohonan diterima.

(5) Sebelum keputusan pemberhentian ditetapkan, PNS yang bersangkutan wajib melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.

(6) Presiden atau PPK menetapkan keputusan pemberhentian PNS dengan mendapat hak kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.

Untuk lebih jelasnya bisa lihat aturan di tautan berikut ini >>> Resign PNS <<<

(*)

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul VIRAL PNS Resign setelah Kerja 14,5 Tahun, Ini Aturan Pemberhentian ASN yang Ternyata Tidak Mudah

Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved