Tribun Kampus

Komisioner KPU RI Ilham Saputra Bicara Pemilukada di Fisip Unismuh Makassar

Pada diskusi ini menampilkan juga nara sumber Dekan Fisip Unismuh Makassar, Dr Ihyani Malik, S.Sos, M.Si dengan moderator

Komisioner KPU RI Ilham Saputra Bicara Pemilukada di Fisip Unismuh Makassar
Fisip Unismuh
Komisioner KPU RI Ilham Saputra Bicara Pemilukada di Fisip Unismuh Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fisip Unismuh Makassar mengundang komisioner KPU RI, Ilham Saputra sebagai narasumber diskusi 'Peran Pemuda dalam Mengawal Pemilukada 2020' di Mini Hall Lt 5 Fisip Unismuh Makassar, Selasa malam (3/12/2019).

Pada diskusi ini menampilkan juga nara sumber Dekan Fisip Unismuh Makassar, Dr Ihyani Malik, S.Sos, M.Si dengan moderator, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Elly Oschar.

Proses pemilu selama era Reformasi makin lama makin lebih baik. Tetapi Pemilukada yang masih mencari format yang ideal, kata Ilham Saputra.

Soal wacana mengembalikan pemilukada ke legislatif itu merupakan langkah mundur.

Pemilu langsung adalah kedaulatan rakyat dan itu tidak bisa dirampas oleh pihak pihak lain, tegas Ilham.

Soal wacana masa jabatan presiden bisa tiga kali itu juga langkah mundur. Membatasi kekuasaan itu penting dalam proses berdemokrasi.

Dekan Fisip Unismuh Makassar, Ihyani Malik kesempatan itu menegaskan, merasa mendapat kehormatan didatangi Komisioner KPU Pusat.

Pemilukada dilaksanakan di legislatif dan masa jabatan presiden bisa tiga kali itu langkah mundur jauh ke belakang dan malah akan semakin memperkuat oligarkhi, tegas doktor administrasi publik PPs- UNM ini.

Turut hadir salah seorang komisioner KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi, Ketua Prodi Administrasi Negara, Nasrul Haq, S.Sos, M.PA, Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan, Dr. Nuryanti Mustari, S.IP, M.Si serta para mahasiswa dan dosen.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved