Tribun Bulukumba

Kadis Perikanan Bulukumba: Jumlah Nelayan Tidak Meningkat, Kok Solar Bersubsidi Langka?

RDP tersebut juga dihadiri oleh Kadis Perikanan Bulukumba Andi Alfian Mallihungang dan juga Kadis Perdagangan Munthazir.

Kadis Perikanan Bulukumba: Jumlah Nelayan Tidak Meningkat, Kok Solar Bersubsidi Langka?
firki/tribunbulukumba.com
Kadis Perikanan Bulukumba, Andi Alfian Mallihungang, saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat di Ruangan Komisi B DPRD Bulukumba, Selasa (3/12/2019). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Komisi B DPRD Bulukumba, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bulukumba.

RDP tersebut juga dihadiri oleh Kadis Perikanan Bulukumba Andi Alfian Mallihungang dan juga Kadis Perdagangan Munthazir.

Pertemuan tersebut untuk membahas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, baik bensin maupun solar.

Dalam pertemuan itu, sempat terjadi perdebatan antara pengusaha SPBU dan anggota DPRD Bulukumba.

Pasalnya, kelangkaan dinilai akibat pihak SPBU tidak memperioritaskan BBM kepada masyarakat, padahal BBM bersubsidi tersebut untuk masyarakat, salah satunya nelayan.

Ia menilai pihak SPBU malah memberikan BBM bersubsidi tersebut kepada mobil proyek, yang notabene bukanlah peruntukannya secara prioritas.

Berkurangnya jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Bulukumba, juga dinilai menjadi salah satu penyebabnya.

Namun, hal tersebut tak dibenarkan oleh Kadis Perikanan Bulukumba Andi Alfian Mallihungang.

Ia menjelaskan, situasi kelangkaan BBM bersubsidi dirasakan pada dua bulan terakhir, sementara dua SPBN sudah tidak beroperasi sejak dua tahun lalu.

Artinya, berkurangnya jumlah SPBN tak berpengaruh secara signifikan.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved