Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Gowa

Disini Lokasi Pembangunan Rumah Tahfiz di Gowa, Luas Lahan 1.3 Ha

Rumah Hafidz Pemkab ini direncanakan dibangun di atas lahan seluas 13.158 meter persegi (m2).

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyampaikan sambutan di DPRD Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, berencana membangun Rumah Tahfiz untuk pembangunan sumber daya manusia.

Rumah Hafidz Pemkab ini direncanakan dibangun di atas lahan seluas 13.158 meter persegi (m2).

Lahan tersebut merupakan bekas kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa.

Lokasinya di Jalan Poros Limbung - Takalar, KM 12, Kelurahan Mata Alo, Kecamatan Bajeng.

Rumah Tahfidz Pemkab Gowa ini akan dilengkapi dengan asrama putra, asrama putri, dapur, ruang makan, dan ruang belajar.

"Kami akan desain ruang belajar dengan konsep yang menyenangkan," kata Kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muh Mendoap, Selasa (3/12/2019).

Tak hanya itu, para santri nantinya juga dapat berolahraga dan bercocok tanam.

Sebab, Pemkab Gowa akan menyiapkan lapangan olahraga dan sarana olahraga lainnya, dan wilayah kebun.

Termasuk pula ruang guru dan sekretariat, masjid, ruang aula untuk tempat pertemuan.

"Kita juga akan menyiapkan lahan parkir yang memadai, serta taman membaca sebagai tempat menghafal para santri nantinya," bebernya Mundoap.

"Jadi selain mereka belajar di dalam ruangan, kita juga menyiapkan sarana belajar di luar kelas," ujarnya.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, memang bertekad menjadikan Rumah Hafidz sebagai wadah mencetak generasi pencinta Alquran.

Pemkab Gowa pada tahap awal akan mengalokasikan anggaran pembangunan sekitar Rp 8 miliar melalui APBD 2020.

"Rumah Tahfidz yang kita bangun ini tentunya akan kami siapkan sarana prasarana yang memadai," katanya.

"Semoga rencana dan niat baik kita ini mendapat dukungan dari seluruh pihak, sehingga seluruh perencanaannya dapat berjalan sesuai yang diharapkan," bebernya.

Menurutnya, Rumah Tahfidz Pemkab Gowa ini juga akan mendukung program 1 Desa/1 Hafidz, yang digagas pemerintah daerah bekerjasama Quantum Akhyar Institut yang dipimpin Ustad Adi Hidayat, Lc.

Tak hanya itu, juga sebagai tempat pembinaan untuk pendidikan hafidz bagi guru agama dilingkup sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, serta seluruh imam desa, kelurahan, dusun dan lingkungan.

"Kami menargetkan tahun mendatang 842 imam baik imam desa, lingkungan dan kelurahan bisa menjadi imam yang hafidz Alquran," ujarnya.

Adnan mengungkapkan, dicanangkannya program keagamaan tersebut adalah komitmen dan konsistensi pemerintah daerah.

Komitmen tersbut yakni pembinaan mental spiritual dan akhlakul karimah masyarakat, hingga generasi di masa-masa akan datang.

"Kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat,mitra dan stakeholder agar program pemerintah yang akan lebih fokus pada program-program keagamaan dapat berjalan dengan baik," katanya.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved