Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Najwa Shihab

Najwa Shihab Pertanyakan Aksi Menteri Nadiem Makarim Soal Kantor, Pengakuan Mantan CEO Gojek

Najwa Shihab memang selalu menarik perhatian. Kali ini dirinya menjadi sorotan saat mewawacarai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud), Nadi

Editor: Rasni
Tribunnews
Najwa Shihab Pertanyakan Aksi Menteri Nadiem Makarim Soal Kantor, Pengakuan Mantan CEO Gojek 

Lebih lanjut Nadiem Makarim merasa, Jokowi memilih dirinya sebagai menteri agar dapat memberikan inovasi atau lompatan dalam bidang pendidikan.

Oleh karena itu, ia menerima amanat dari presiden sebagai tantangan baru.

"Karena itulah saya menerima tantangan ini. Dan secara pribadi saya suka hal-hal rumit dan sulit, banyak orang bilang wah enggak mungkin dilakukan, diperbaiki. Saya paling senang dengar itu, sebelum membangun perusahaan saya, saya juga dibilang gitu, ini apa, enggak mungkin, tapi itu jadi energi buat saya," pungkasnya.

Perjalanan Karir Nadiem Makarim

Karir Nadiem Makarim bermula saat ia menjadi konsultan manajemen di McKinsey & Company di Jakarta.

Di perusahaan tersebut, Nadiem bekerja selama tiga tahun.

Kemudian, ia pindah ke Zalora Indonesia dan memegang posisi Co-Founder dan Managing Editor selama satu tahun.

Setelah itu, Nadiem Makarim berpindah ke perusahaan layanan pembayaran non-tunai, KartuKu, dan menjabat sebagai Chief Innovation Officer pada rentang waktu 2013-2014.

Akhirnya, Nadiem Makarim memutuskan untuk mendirikan perusahaan sendiri.

Pada 2010, ia mendirikan perusahaan startup atau rintisan Gojek.

Nadiem mengaku, ia terinspirasi mendirikan Gojek karena ia sering menggunakan layanan transportasi ojek ke kantor.

Ia ingin menggabungkan teknologi dan ojek menjadi inovasi baru.

Kehadiran Gojek menjadi layanan transportasi umum dengan 'rasa baru' di Indonesia.

Tak hanya transportasi, Gojek juga menawarkan layanan lain seperti pesan antar makanan, pijat, bersih-bersih rumah, platform pembayaran digital, pengiriman barang, layanan belanja, hingga layanan membeli obat.

Kini, Gojek berstatus decacorn atau perusahaan dengan valuasi di atas 10 miliar dolar AS.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved