Tribun Luwu Timur

Balap Katinting Tutup Festival Danau Matano Luwu Timur

Ribuan pengunjung hadir menyaksikan lomba yang berlangsung seru ini. Ada 17 peserta ikut dalam lomba ini.

Balap Katinting Tutup Festival Danau Matano Luwu Timur
ivan/tribunlutim.com
Balap kantinting atau katinting race menjadi lomba penutup pada rangkaian Festival Danau Matano di Pantai Ide Sorowako, Kecamatan Nuha, Luwu Timur, Sulsel, Minggu (1/12/2019). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Balap kantinting atau katinting race menjadi lomba penutup pada rangkaian Festival Danau Matano, Minggu (1/12/2019).

Lomba berlangsung di Pantai Ide Sorowako, Kecamatan Nuha, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ribuan pengunjung hadir menyaksikan lomba yang berlangsung seru ini. Ada 17 peserta ikut dalam lomba ini.

Bahkan Bupati Luwu Timur, Thorig Husler juga sangat antusias menonton balapan ini.

"Wah, ternyata sangat seru juga ini lomba," kata Husler yang menonton di atas dermaga bersama warganya.

Menurut Husler, kantinting race sangat menghibur pengunjung yang datang di lokasi Festival Danau Matano.

Laju katinting (perahu bermesin) yang dikemudikan peserta melaju kencang di atas permukaan air danau yang tenang. Jalannya lomba juga didukung cuaca yang cerah.

Pada lomba ini, Flowing Spring 88 Jr meraih juara pertama, Utono F 90 juara kedua, Saluro 02 juara ketiga dan Saluro 03 menjadi juara ke-4.

Katinting adalah alat transportasi penyeberangan warga menuju Sulawesi Tengah-Luwu Timur dari Dermaga Sorowako-Nuha.

Festival Danau Matano berlangsung dari 29 November sampai 1 Desember 2019. Adapun lombanya yaitu Nhu Bangka, lomba tangkap ikan (meopudi), lomba tari kreasi, dayung, katinting, malongga, terompa panjang, magasing, sepeda sehat.

Festival Danau Matano adalah event yang digelar Pemkab Luwu Timur, guna memperkenalkan kekayaan wisata, budaya di Luwu Timur.

Dengan harapan, wisatawan lokal, nasional, maupun mancanegara datang berkunjung di Bumi Batara Guru.

Selain Danau Matano, wisatawan juga bisa mengunjungi destinasi wisata menarik di Soroako seperti Gua Air Matano, Gua Tengkorak, Mata Air Danau Matano (Bura-bura).

Benteng Matano dan Four Mini Island (empat pulau kecil). Ada juga destinasi lainnya yakni Sungai Lawa (Kali Dingin).

Adapun lomba di kegiatan ini yaitu Nohu Bangka, lomba tangkap ikan meopudi, lomba tari kreasi, dayung, katinting, malongga, terompa panjang, magasing, sepeda sehat.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved