Sulsel Minta Rp 5,7 M untuk Isi Rujab Gub-Wagub, Piring-Sendok Saja Rp 300 Juta, yang Lama ke Gudang
Sulsel Minta Rp 5,7 M untuk Isi Rujab Gub-Wagub, Piring-Sendok Saja Rp 300 Juta, Yang Lama ke Gudang
Sulsel Minta Rp 5,7 M untuk Isi Rujab Gub-Wagub, Piring-Sendok Saja Rp 300 Juta, Yang Lama ke Gudang
TRIBUN-TIMUR.COM - Biro Umum Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengusulkan anggaran belanja perlengkapan dan peralatan rumah tangga untuk di rumah jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel senilai Rp 5,7 miliar lebih di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.
Belanja Pemprov Sulsel mengalami kenaikan dari 2019 senilai Rp 4 miliar lebih.
Item belanja terdiri dari alat perabot rumah tangga rumah jabatan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Sekretaris Daerah dan lainnya.
Belanja perlengkapan dan peralatan itu diusulkan dalam Rapat Komisi A DPRD Sulsel yang terlampir dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biro Umum dan Perlengkan Pemprov (Rabu (27/11/2019), malam.
Rapat dipimpin langsung Selle KS Dalle selaku Ketua Komisi A dan didampingi Rahman Pina dan Syamsuddin Carlos serta dihadiri beberapa anggota dewan dari Komisi A.
Dalam rapat berlangsung sempat alot. Sejumlah anggota dewan mempertanyakan terkait belanja peralatan rumah tangga. Padahal item-item yang dibelanja hampir sudah dianggarkan diakhir jabatan Syahrul Yasin Limpo.
"Aset yang selama ini sudah ada dianggar itu pas diakhir masa jabatan Gubernur Syahrul itu semua diadakan. Na masuk Gubernur baru itu diadakan lagi, itu dikemanakan lagi," tanya Rismayanti Kadir Nyampa.
"Saya kira itu masih bagus, karena saya masih membahas di Komisi A itu. Jadi aset yang diganti baru ini diperuntukan dikemanakan dengan penggaran yang begitu besar dan begitu bagus," lanjut legislator DPRD Sulsel Rismayanti Kadir Nyampa.
Senada ditanyakan oleh Selle KS Dalle. Dia mempertanyakan alasan sehingga setiap pergantian kepala daerah terkait peralatan rumah tangga tidak mau memakai yang bekas.
Seperti tempat tidur, karpet "Mohon memberikan penjelasan," sebutnya.
Sementara Kabiro Humas dan Perlengkapan Idham Azis mengatakan belanja peralatan rumah tangga sudah memenuhi standar harga biaya dan tidak pernah melewati harga biaya yang sudsh ditetapkan dalam pergub.
"Contohnya di rujab Gubernur. Selama ini tidak pernah sofa. Perbaikan kulitnya saja diganti. Kalau tempat tidur, semua pimpinan pasti selalu mengganti," sebutnya.
"Sementara peralatan yang diganti kata dia disimpan di gudang. Kecuali sudah rusak atau tak layak pakai dimusnahkan lanjut Idham.
Sekedar diketahui dalam item belanja yang tertuang dalam RKA Biro Umum dan Perlengkapan Pemprov Sulsel, tertera seperti:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ceo-psm-makassar-munafri-arifuddin1.jpg)