Pemuda Tewas Usai Masuk Perumahan TNI

Pemuda Ini Sudah Jadi Mayat di Rumah Sakit Setelah Berani Masuk Perumahan TNI AL

Pemuda Ini Sudah Jadi Mayat di rumah sakit Setelah Berani Masuk Perumahan TNI AL

Pemuda Ini Sudah Jadi Mayat di Rumah Sakit Setelah Berani Masuk Perumahan TNI AL
surya/sugiyono
ILUSTRASI - Pemuda Ini Berani Masuk Perumahan TNI AL Subuh Hari, Berakhir Mengenaskan di Rumah Sakit 

Dari hasil penyidikan polisi, kawanan ini sudah dua belas kali beraksi di Surabaya.

Mereka biasanya membidik motor yang ada di pekarangan rumah dan halaman masjid tidak dijaga.

Setiap kali berhasil membawa barang curian, para pelaku menjualnya ke Madura dengan uang sebesar Rp 2.000.000 hingga Rp 3.000.000, tergantung jenis dan merek motornya.

"Uangnya buat kebutuhan hidup sehari-hari," aku Andri Guntur yang merupakan otak aksi kejahatan.

Tak hanya itu, polisi juga menembak kaki Andri lantaran berusaha kabur dan melawan saat ditangkap di Madura.

Akibat perbuatannya, kini dua tersangka itu ditahan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak dengan jeratan pasal 363 KUHP.

Polisi berondongkan perluru ke pelaku

Tak lama ini, kawanan pencuri motor asal Pasuruan diberondong peluru oleh anggota Polres Malang Kota.

Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander mengungkapkan kronologi anggotanya memberondongkan peluru berawal dari perlawanan pelaku.

Perlawanan pelaku yang memiliki nama panggilan Suntra itu berupa nekat menendang anggota polisi dari sepeda motor saat dikejar aparat.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved