Andi Iwan Aras Pimpin Gerindra Sulsel

Jadi Ketua Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras Push Kader Menduduki Ketua DPRD Sulsel

Kemenangan dalam Pilkada, bagi Andi Iwan Aras, bukan sekadar menjadikan tokoh diusung sebagai guberbur, wali kota, atau bupati, maupun wakil.

Abd Azis/Tribun Timur
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad melantik Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya Sulawesi Selatan, Senin (25/11) kemarin. 

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulsel, Senin (25/11/2019).

Pelantikan ketua dan pengurus DPD Partai Gerindra Sulsel digelar di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak melantik langsung Andi Iwan Aras. Anggota Fraksi Gerindra DPR RI ini dilantik menjadi Ketua Gerindra Sulsel oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Sufmi Dasco Ahmad melantik.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya Sulawesi Selatan Andi Iwan Darmawan Aras(AIA) bersama Ketua Gerindra Palopo, Hasriani.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya Sulawesi Selatan Andi Iwan Darmawan Aras(AIA) bersama Ketua Gerindra Palopo, Hasriani. (Hasriani)

Andi Iwan Aras bertekad melebihi capaian pendahulunya sebagai Ketua Gerindra Sulsel. Dia ingin Gerinda Sulsel lebih bergengsi dan menjadi Ketua DPRD Sulsel.

 “Jadi kita ingin bagaimana Partai Gerindra menjadi Ketua DPRD Sulsel, karena pencapaian kemarin tidak jauh berbeda dengan partai lain. Kalau kita push lagi pergerakannya, mudah-mudahan kita bisa masuk di wilayah itu,” jelas Andi Iwan Aras dalam sesi wawancara eksklusif dengan Tribun Timur seperti dikutip Tribun Timur cetak edisi Selasa, 26 November 2019.

Untuk mewujudkan tekadnya itu, hal paling pertama yang akan dilakukan Andi Iwan Aras sebagai Ketua Gerindra Sulsel adalah konsolidasi seluruh tingkatan.

“Kita akan konsolidasi ke seluruh tingkatkan mulai dari DPC, PAC, ranting, dan anak-anak ranting. Terutama wilayah-wilayah yang mungkin belum lengkap atau yang masih kosong-kosong kepengurusannya di tingkat ranting atau bahkan di tingkat kecamatan. Jadi itu yang akan kita benahi nanti sekaligus pada saat konsolidasi,” jelas Andi Iwan Aras.

Makanya, Andi Iwan Aras berharap seluruh kader baik di tingkat DPC, PAC, untuk lebih berkomitmen memaksimalkan segala potensi yang ada, serta meluangkan waktu, pikiran, dan lain-lain untuk membesarkan partai besutan Prabowo Subianto ini.

“Saya mau mereka memahami partai ini partai kita bersama. Sehingga kebesaran partai ini bukan saja kebanggaan saya, tapi juga semua lapisan. Kalau partai ini besar, semua juga akan bangga,” tegas Andi Iwan Aras.

Menghadapi Pilkada Serentak 2020, Andi Iwan Aras memastikan Partai Gerindra lebih memprioritaskan kader untuk diusung.

Di sisi lain, Andi Iwan Aras berharap Partai Gerindra bisa menciptakan tokoh-tokoh baru dalam proses Pilkada 2020.

“Target kita harus rasional, harus terukur dan melihat wilayah-wilayah mana kita bisa pencapaiannya lebih maksimal dibandingkan yang sebelumnya. Kita mau supaya kader lebih percaya diri dan berani masuk ke wilayah yang tahapannya lebih tinggi selain menjadi anggota DPRD saja,” jelas Andi Iwan Aras.

Kemenangan dalam Pilkada, bagi Andi Iwan Aras, bukan sekadar menjadikan tokoh diusung sebagai guberbur, wali kota, atau bupati, maupun wakil. Tapi, lebih dari itu.

“Kita tidak bisa mulut-mulut soalnya ada perbedaan yang mana dianggap kemenangan sebenarnya. Kalau kita mengusung kandidat lain lantas menang, saya tidak menganggap itu sebagai kemenangan mutlak, karena itu pasti diraih secara bersama-sama dan lebih kepada kemenangan kader partai lain. Walaupun kita masuk dalam usungan, kita tidak bisa semaksimal mungkin bahwa itu adalah kader Gerindra,” jelas Andi Iwan Aras.

Yang dia perjuangankan, bagaimana supaya ada orang Gerindra tulen yang diusung dalam Pilkada 2020 nanti, baik sebagai 01 ataupun 02.

“Setidaknya kami bisa mewarnai proses pilkada ini, bagaimana kemudian supaya bukan lagi sifatnya naturalisasi atau bagaimana. Kita mencoba walaupun masih terbatas figur-figur yang ada di Gerindra,” kata Andi Iwan Aras.

“Tentu hasilnya juga berbeda kalau kita kerja kolektif. Jadi kita akan suppor penuh kader-kader kita untuk maju di Pilkada Serentak 2020,” ujarnya menambahkan.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved