Tribun Pangkep
Akhirnya, Makam Karaeng-karaeng di Jl Ambarala Pangkep Diperbaiki
Akhirnya, Makam Karaeng-karaeng di Jl Ambarala Pangkep Diperbaiki. Makam yang dijadikan situs kebudayaan di Pangkep
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Suryana Anas
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Makam Karaeng-karaeng di Jl Ambarala, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel akhirnya diperbaiki.
Pantauan TribunPangkep.com, Senin (25/11/2019) makam yang dijadikan situs kebudayaan di Pangkep itu sudah terlihat ada perubahan, dibanding sebelumnya tidak terawat.
Terlihat pekerja memperbaiki atap makam Karaeng Pangkajene, Karaeng Balocci dan Karaeng Bungoro.
Di sebelahnya lagi, pekerja terlihat memperbaiki makam dari anak dan cucu dari ketiga tokoh budaya di Pangkep yang namanya saat ini dijadikan nama kecamatan di Kabupaten Pangkep.
Di sekitar makam, pekerja sedang sibuk mencabuti rumput hingga mengecat semua pagar dengan warna kecoklatan.
Saat diberitakan Tribun Timur mulai tahun 2016, 2017, 2018 hingga terakhir 2019 ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sudah diberikan kewenangan untuk menangani situs budaya tersebut tahun ini.
Setelah sebelumnya, pengurusan dan pemeliharaan situs budaya diambil alih Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Makassar.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangkep, Ahmad Djamaan mengatakan sudah dikerjakan awal November 2019 setelah resmi diambil alih Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangkep.
"Iya sudah dikerjakan dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bidang kebudayaan yang menanganinya. Awal november lalu pekerja sudah mulai perbaiki atap, pagar hingga area makam," ujar Ahmad.
• Makam Karaeng Pangkajene Memprihatinkan, Ini Kritikan Pemerhati Budaya di Pangkep
Kepala Bidang Kebudayaan, Farida Iriana menjelaskan anggaran perbaikan makam karaeng-karaeng yang pernah berjasa untuk Pangkep tersebut dianggarkan Rp 90 juta.
"Anggarannya masuk di APBD Perubahan 2019 dan dianggarkan Rp 90 juta untuk total perbaikan keseluruhannya," ujarnya.
Iriana menambahkan, atap yang telah tertimpa pohon itu diganti dan diperbaiki keseluruhan.
"Diganti dari atap yang dulunya menggunakan seng, kini menggunakan atap sirap. Ini untuk ketahanan atap makam," ungkapnya.
Selain itu, kata Iriana pengecatan pagar juga dilakukan disana lengkap dengan perbaikan-perbaikan lain sekitar area makam.
"Semuanya diperbaiki, itu makam kerajaan yang harus dihormati dan dijaga kelestariannya. Semoga kedepannya kami di bidang kebudayaan bisa terus memperbaiki situs budaya lainnya di Pangkep, tentu dengan anggaran bertahap," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makam-karaeng-karaeng-di-jl-ambarala-kecamatan-pangkajene-kabupaten-pangkep.jpg)