Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Jeneponto

178 Santri se Tamalatea Jeneponto Ikuti Munaqasyah

Munaqasyah tersebut berlangsung di sekolah SMK Persada, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Tamalatea Jeneponto, Minggu (24/11/2019) siang.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syamsul Bahri
Ikbal Nurkarim/Tribun Jeneponto
Pembukaan ujian munaqsyah santri se Kecamatan Tamalatea, Jeneponto. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, TAMALATEA - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Tamalatea menggelar Munaqasyah (ujian) kepada santri Taman Kanak-Kanak Alquran (TKA) dan Taman Pendidikan Alquran (TPA).

Munaqasyah tersebut berlangsung di sekolah SMK Persada, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Tamalatea Jeneponto, Minggu (24/11/2019) siang.

Sebanyak 178 santriwan dan santriwati mengikuti ujian yang dilaksanakan LPPTK - DPK BKPRMI Kecamatan Tamalatea itu.

Munaqasyah santri tersebut dihadiri dan dibuka camat Tamalatea Haeruddin Limpo dan dipantau ketua DPD BKPRMI Jeneponto Suardi A Kahar.

Dalam sambutannya, camat Tamalatea mengajak santri agar mengikuti ujian dengan baik agar dapat lulus.

"Buat anak-anakku agar mengikuti ujian ini dengan baik saya yakin setelah melalui proses pembelajaran yang cukup panjang harap semua santri dapat lulus dalam ujian," kata Haeruddin.

Lanjut pria yang akrab disapa Haeruddin itu mengajak para santri tak berhenti untuk belajar meski telah lulus munaqasyah dan terus belajar agama.

Hal senada disampaikan ketua DPD BKPRMI Jeneponto Suardi A Kahar yang melakukan pemantauan proses munaqasyah.

Pembukaan ujian munaqsyah santri se Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.
Pembukaan ujian munaqsyah santri se Kecamatan Tamalatea, Jeneponto. (Ikbal Nurkarim/Tribun Jeneponto)

Suardi berharapa para santri dapat mengikuti ujian dengan baik agar dapat lulus.

"Saya berharap anak-anakku semua ini dapat menjadi generasi yang kurani, pahami isinya dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Suardi.

Pemantau atau ketua MPK BKPRMI Kecamatan Tamalatea Muh Irsyam Syam mengungkapkan acara munaqsyah santri berjalan dengan aman dan lancar.

Mantan ketua DPK BKPRMI Tamalatea dua periode itu menyebutkan dari 178 santri ikut munaqasyah terdapat satu yang dinyatakan tak lulus.

"Yang lulus santriwan 95 dan santriwati 82, juga ada yang tak lulus satu orang," tutupnya. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved