LOGIN sscasn.bkn.go.id 5 Formasi Masih Kosong Pelamar dan 5 Instansi Paling Banyak Diminati

Jangan ketinggalan menjadi proses pendaftaran CPNS 2019. Ingat, pendaftaran akan segera ditutup beberapa hari lagi.

LOGIN sscasn.bkn.go.id 5 Formasi Masih Kosong Pelamar dan 5 Instansi Paling Banyak Diminati
Tribunnews
LOGIN sscasn.bkn.go.id 5 Formasi Masih Kosong Pelamar dan 5 Instansi Paling Banyak Diminati 

5. Pengelola Penggerak Peran Serta Masyarakat Di Bidang Kesehatan 0 pelamar.

Masa pendaftaran CPNS 2019 tahap input data di Sscndaftar.bkn.go.id masih berlangsung hingga saat ini.

Banyak pendaftaran yang login di https://sscndaftar.bkn.go.id/login namun harus melengkapi persyaratan yang diminta penitia seleksi.

Berikut Tribunjogja.com rangkum persyaratan umum yang diminta saat Login di https://sscndaftar.bkn.go.id/login untuk

Sebagian besar data diminta dalam file pdf yang nantinya akan diunggah pada kolom yang sudah disediakan.

1. Petunjuk Pemilihan Formasi

Pengisian Formasi
Pengisian Formasi (sscn.bkn.go.id)

Pilihlah Instansi dan Jenis Formasi dari Formasi tujuan pendaftaran.

Klik tombol "Pilih" untuk melakukan pengecekan formasi serta syarat batas umur instansi.

Kemudian tentukan Pendidikan, Jabatan dan Lokasi Formasi dari Formasi tujuan pendaftaran.

Untuk beberapa jenis Jabatan, Anda mungkin perlu memberikan masukan informasi tambahan terkait Jabatan tersebut.

Untuk Instansi tertentu, Anda diwajibkan untuk memilih Lokasi Test Ujian CAT sesuai keinginann.

Kemudian untuk formasi yang membutuhkan pendidikan di Perguruan Tinggi, Anda harus mengisi Jenis Perguruan Tinggi (Dalam/Luar Negeri), Nama PT dan Prodi (Autocomplete sesuai data dari Kemristekdikti), Nama PT sesuai ijazah dan akreditasi.

Jika nama PT dan Prodi tetap tidak muncul di autocomplete dengan segala kombinasi inputan, harap menghubungi Helpdesk SSCN BKN.

Terakhir, isilah data terkait pendidikan terakhir Anda sesuai dengan pendidikan yang dipilih. Kemudian isi CAPTCHA di bawah di Klik Tombol "Selanjutnya" untuk lanjut
ke tahap selanjutnya.

2. Jenis Dokumen

Contoh  Akreditasi BAN PT
Contoh Akreditasi BAN PT (IST)

1. Scan Akreditasi Perguruan Tinggi

2. (Formasi Tenaga Kesehatan : Surat Keterangan Dokter Tidak Buta Warna Asli);

(Formasi Disabilitas : Surat Keterangan Dokter jenis/tingkat disabilitas);

(Formasi Pranata Komputer Ahli Pertama pada BPPKAD dan DISKOMINFO : Surat Keterangan Pengalaman Kerja di bidang Pemrograman dan Portofolio Aplikasi yang dibuat);

(Formasi Polisi PP: Surat Keterangan Dokter tentang Tinggi Badan). Dalam satu file PDF warna (Ukuran Maksimal 800 KB, pdf)

3. Scan Ijazah Asli dan scan STR Asli untuk pelamar jabatan tenaga kesehatan atau Sertifikasi Pendidik untuk tenaga pendidikan (dalam satu file PDF warna) (Ukuran
Maksimal 800 KB, pdf)

4. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik (Ukuran Maksimal 200 KB, jpg)

5. Pas Foto (3 x 4) dengan latar belakang merah (Ukuran Maksimal 200 KB, jpg)

Tahapan Unggah Swafoto saat mendaftar di sscndaftar.bkn.go.id
Tahapan Unggah Swafoto saat mendaftar di sscndaftar.bkn.go.id (https://sscndaftar.bkn.go.id)

6. Surat Lamaran ditulis tangan yang ditujukkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian (Ukuran Maksimal 300 KB, pdf) Belum diunggah

7. Transkrip Nilai (Ukuran Maksimal 600 KB, pdf)

3. Ketentuan unggah dokumen

1. Format berkas yang diterima: PDF atau JPEG sesuai ketentuan per jenis dokumen.

2. Ukuran minimal setiap berkas adalah 100KB, dengan ukuran maksimal tergantung jenis berkas.

3. Jika ukuran berkas melebihi ketetuan, silahkan dikecilkan ke resolusi lebih kecil dengan catatan tulisan pada berkas harus terbaca dengan baik

4. Segala bentuk salah unggah / unggah tertukar / berkas unggah tidak terbaca merupakan tanggung jawab dari pendaftar.

5. Jika sudah selesai menggungah, harap mengecek hasil unggahan dengan menekan tombol "Lihat".

6. Anda dapat mengunggah ulang berkas (misalnya: jika hasilnya tidak jelas, terpotong) sesuai keperluan sebelum mengakhiri pendaftaran (kompas.com/tribunjogja.com)

Cek Rincian Gaji Terbaru CPNS 2019, Benarkah PNS di DKI Jakarta Terima Rp 20 Juta per Bulan?

Pendaftaran Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) akan segera berakhir. Sejumlah instansi pun akan menutup pendaftaran mulai  24 November 2019.

Menjadi PNS merupakan tujuan hidup bagi beberapa orang.

Bahkan hingga kerap dijadikan guyonan bahwa menjadi PNS mempermudah 'tiket lamaran'.

 

Dikutip Tribunnewswiki dari Tribunnews pada Kamis (21/11/2019), pelamar CPNS 2019 wajib mengetahui rincian gaji terbaru PNS 2019.

Tentu saja nominal yang akan disebutkan adalah jumlah yang akan kalian terima setelah lolos CPNS nanti.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1007 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, berikut rincian gaji terbaru lolos CPNS 2019 mulai dari golongan I hingga VI:

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat mengikutii acara halal bihalal dengan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019). Acara tersebut diikuti oleh ratusan pegawai balaikota Jakarta.
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat mengikutii acara halal bihalal dengan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019). Acara tersebut diikuti oleh ratusan pegawai balaikota Jakarta. (Tribunnews/Jeprima)


Golongan I

Golongan I biasanya diperuntukkan bagi PNS yang berpendidikan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Gaji yang diterima oleh para PNS Golongan I adalah sebagai berikut:

- Golongan I-A sebesar Rp 1.560.800

- Golongan I-B sebesar Rp 1.704.500

- Golongan I-C sebesar Rp 1.776.600

- Golongan I-D sebesar Rp 1.851.800.

Golongan II

Golongan II biasanya dijabat oleh pegawai yang berpendidikan SLTA/sederajat hingga D-III.

Gaji yang diterima oleh para PNS Golongan II adalah sebagai berikut:

- Golongan II-A: Rp 2.022.200

- Golongan II-B: Rp 2.208.400

- Golongan II-C: Rp 2.301.800

- Golongan II-D: Rp 2.399.200.

 

Golongan III

Golongan III diperuntukkan bagi lulusan sarjana (S-1 hingga S-3).

Gaji yang diterima oleh para PNS Golongan III adalah sebagai berikut:

- Golongan III-A: Rp 2.579.400

- Golongan III-B: Rp 2.688.500

- Golongan III-C: Rp 2.802.300

- Golongan III-D: Rp 2.920.800

Golongan IV

Golongan IV adalah golongan tertinggi PNS adalah golongan IV. 

Gaji yang diterima oleh para PNS Golongan IV adalah sebagai berikut:

- Golongan IV-A: Rp 3.044.300

- Golongan IV-B: Rp 3.173.100

- Golongan IV-C: Rp 3.307.300

- Golongan IV-D: Rp 3.447.200

- Golongan IV-E: Rp 3.593.100

PNS DKI Jakarta akan terima gaji hingga Rp. 20 Juta

 

Peserta mengikuti ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Surabaya di Gelanggang Remaja, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/10/2018). Sebanyak 3.425 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya Tahun 2018 yang ujiannya dilakukan secara bertahap.
Peserta mengikuti ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Surabaya di Gelanggang Remaja, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/10/2018). Sebanyak 3.425 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya Tahun 2018 yang ujiannya dilakukan secara bertahap. (Kompas/Didik Suhartono)

CPNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dengan gelar Sarjana 1 (S-1) digadang-gadang akan mendapatkan gaji hampir Rp 20 Juta per bulannya.

Nominal tersebut diperoleh dari gaji pokok ditambah dengan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) Pemprov DKI Jakarta.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, Chaidir memberi keterangan terkait nominal tersebut.

Chaidir menerangkan gaji Rp. 20 Juta tersebut berlaku bagi lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di lingkungan Pemprov DKI.

Dikatakan oleh Chaidir, hal tersebut dikarenakan lulusan IPDN juga menyandang gelar S-1, yakni Sarjana Ilmu Pemerintahan (SIP).

“CPNS bergelar sarjana dengan lulusan IPDN yang masuk di Pemprov DKI Jakarta akan memiliki golongan III-A sebagai Penata Muda,” ujar Chaidir di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (19/11/2019).

Chaidir juga mengatakan, gaji pegawai Golongan III-A di Pemprov DKI mencapai Rp 2.579.000 per bulan.

Gaji tersebut diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sementara untuk TKD, pegawai dengan golongan III-A mendapatkan gaji Rp 17.370.000 per bulan.

Dengan demikian, pendapatan yang mereka peroleh setiap bulan mencapai Rp 19.949.000 per bulan.

“Kalau TKD tergantung kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing, namun untuk Jakarta sebesar Rp 17 jutaan,” jelasChaidir.

Chaidir juga mengatakan komponen gaji tersebut berlaku secara nasional dan diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2019 tentang Perubahan Ke-18 atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1997 tentang Peraturan Gaji PNS.

Menurut Chaidir, PNS dengan golongan III-A akan mendapatkan promosi kenaikan untuk menjadi pegawai struktural atapun fungsional empat tahun setelah dilantik.

Jika sudah demikian, nilai TKD PNS tersebut akan naik dengan kisaran Rp 28 juta.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul UPDATE Pendaftaran CPNS 2019: 5 Top Instansi dan 5 Formasi yang Masih Kosong Pelamar, https://jogja.tribunnews.com/2019/11/21/update-pendaftaran-cpns-2019-5-top-instansi-dan-5-formasi-yang-masih-kosong-pelamar?page=all.

Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved