Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cegah Paham Radikalisme, Ini Dilakukan Kodim 1419 Enrekang

Untuk itu mereka intens melaksanakan sosialisasi dalam pembinaan teritorial (Binter) terpadu Kodim 1419/Enrekang.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
Ist
Sosialisasi dalam Binter terpadu Kodim 1419/Enrekang dipimpin Pasiter Dim 1419/ Enrekang, Kapten Thomas Domeng di Aula Kantor Desa Cemba, Kecamatan Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Kodim 1419/ Enrekang terus berupaya mencegah dan tangkal (Cekal) paham radikalisme di masyarakat.

Untuk itu mereka intens melaksanakan sosialisasi dalam pembinaan teritorial (Binter) terpadu Kodim 1419/Enrekang.

Kegiatan ini dipimpin Pasiter Dim 1419/ Enrekang Kapten Thomas Domeng, di Aula Kantor Desa Cemba, Kecamatan Enrekang.

Lahan Seluas 3 Hektare di Desa Bambapuang Enrekang Terbakar

Meriahkan HKN ke-55, Dinkes Enrekang Gelar Kegiatan yang Wajib Dihadiri Pejabat

Acara tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan sejumlah masyarakat Desa Cemba dan beberapa siswa dari berbagai sekolah.

Dalam kesempatan itu mantan Napiter yang juga sebagai narasumber, Ustadz Mustarhadi, para pemuda merupakan generasi penerus bangsa.

Mereka juga merupakan ujung tombak untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan radikalisme dan terorisme.

Selain itu, mereka harus turut meminimalisir terjadinya kesenjangan sosial di tengah masyarakat.

"Kesenjangan sosial yang terjadi sangat berpotensi memicu munculnya pemahaman radikalisme yang berujung kepada tindakan terorisme, makanya pemuda harus mengambil peran sebagai penetral," kata Mustarhadi, Minggu (17/11/2019).

Menurutnya, menjaga persatuan dan kesatuan juga bisa dilakukan sebagai upaya untuk mencegah radikalisme dan tindakan terorisme di kalangan masyarakat.

“Tujuan kita mensosialisasikan tentang apa itu radikalisme dan terorisme. Sehingga nantinya akan banyak orang yang mengerti tentang arti sebenarnya dari radikalisme dan terorisme,” ujarnya.

Sementara Pasiter Dim 1419/Enrekang, Kapten Thomas, dalam kesempatan itu mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keutuhan NKRI.

Ia pun mengingatkan, masyarakat khususnya kaum terpelajar agar tidak mudah terprovokasi terhadap berita atau informasi yang tidak jelas atau hoax.

Selain itu, Ia mengimbau masyarakat agar jangan terlalu ekstrim mendalami agama, dan jangan mempersoalkan setiap aliran.

Namun utamakan persatuan sesuai semboyan Bhinneka tunggal Ika.

Karena setiap agama apapun tidak mengajarkan kekerasan, namun saling toleran dan menghargai setiap penganut agama masing-masing.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved