Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Andi Rahim Prihatin Dengar Persentase Penduduk Miskin Luwu Utara Tertinggi ke-3 di Sulsel

Andi Rahim Prihatin Dengar Persentase Penduduk Miskin Luwu Utara Tertinggi ke-3 di Sulsel

Tayang:
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Suryana Anas
chalik/tribunlutra.com
Bakal calon Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim (kiri) menyampaikan visi dan misi di depan tim penjaringan PDIP di Aula Hotel Remaja Indah, Jl Pajorra, Masamba, Jumat (13/9/2019). 

Andi Rahim Prihatin Dengar Persentase Penduduk Miskin Luwu Utara Tertinggi ke-3 di Sulsel

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bakal calon bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim sangat prihatin mendengar persentase penduduk miskin Kabupaten Luwu Utara tahun 2018 tertinggi ke tiga di Sulawesi Selatan.

Posisi Luwu Utara sebagai daerah dengan persentase penduduk miskin tertinggi ketiga menurutnya sungguh sangat ironis.

Mengingat potensi daerah sebagai penghasil kakao, rumput laut, jagung, beras, sawit, kopi, buah-buahan dan banyak hasil pertanian dan perikanan lainnya.

Malam-malam, Bakal Calon Bupati Lutra Andi Rahim Temui Pengusaha di Jakarta

VIDEO: Kerabat Andi Rahim Ambil Formulir di Partai Hanura Luwu Utara

"Posisi Luwu Utara sebagai daerah dengan persentase penduduk miskin tertinggi ketiga di Sulsel menurut data BPS 2018 sungguh sangat ironis," ucap Andi Rahim, Sabtu (16/11/2019).

Melihat kondisi ini, pemerintah daerah lanjut dia harus bekerja tiga kali lebih keras membawa masyarakat Luwu Utara bebas dari kemiskinan.

"Pemerintah daerah harus bekerja tiga kali lebih keras untuk membawa masyarakat bebas dari kemiskinan serta menjadi daerah yang maju dan sejahtera," ujar Andi Rahim.

Diberitakan sebelumya, persentase penduduk miskin Luwu Utara tahun 2018 tertinggi ke tiga di Sulsel.

Luwu Utara hanya unggul atas Jeneponto dan Pangkep dari 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Hal ini berdasarkan Data dan Informasi Kemiskinan Sulsel 2018 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Dikutip TribunLutra.com dalam website sulsel.bps.go.id, Kamis (14/11/2019), penduduk Luwu Utara tahun 2018 yakni 310.470 jiwa.

Sementara persentase penduduk miskin Luwu Utara sebanyak 42.430 jiwa atau 13,69 persen.

Adapun garis kemiskinan adalah Rp 329.967 per kapita per bulan.

Meski demikian, persentase penduduk miskin ini sedikit lebih membaik dari tahun sebelumnya.

Pada tahun 2017, penduduk miskin Luwu Utara mencapai 44.000 jiwa atau 14,3 persen.

Namun ketika itu garis kemiskinan hanya Rp 299.339 per kapita per bulan.

Dijelaskan dalam sulsel.bps.go.id, sumber data yang digunakan menghitung kemiskinan di tingkat kabupaten/kota adalah Susenas Konsumsi Pengeluaran Maret 2018.

Penimbang yang digunakan hasil proyeksi penduduk dari data Sensus Penduduk 2010.

Berikut jumlah dan persentase penduduk miskin di 24 kabupaten/kota di Sulsel tahun 2018:

Selayar 17.590 (13,13%)

Bulukumba 31.250 (7,48%)

Bantaeng 17.200 (9,23%)

Jeneponto 55.950 (15,48%)

Takalar 26.570 (9,00%)

Gowa 59.340 (7,83%)

Sinjai 22.480 (9,28%)

Maros 35.970 (10,31%)

Pangkep 50.120 (15,10%)

Barru 15.680 (9,04%)

Bone 79.570 (10,55%)

Soppeng 17.000 (7,50%)

Wajo 29.730 (7,50%)

Sidrap 15.410 (5,16%)

Pinrang 32.940 (8,81%)

Enrekang 25.530 (12,49%)

Luwu 47.910 (13,36%)

Tana Toraja 29.650 (12,75%)

Luwu Utara 42.430 (13,69%)

Luwu TImur 21.150 (7,23%)

Toraja Utara 30.680 (13,37%)

Makassar 66.220 (4,41%)

Parepare 8.010 (5,59%)

Palopo 14.270 (7,94%)

Sulawesi Selatan 792.640 (9,06%).

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved