Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUN WIKI

Kabupaten Wajo

Kabupaten Wajo merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan.

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR
Suasana rumah terapung di danau tempe kecamatan Sabbangparu, kota Sengkang, kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, jumat (15/4/2016) 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Kabupaten Wajo merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan.

Jaraknya sekitar 148 km atau menempuh 6 jam perjalanan dari Kota Makassar.

Kabupaten Wajo adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

Ibu kota kabupaten ini terletak di Sengkang.

Kabupaten ini memiliki luas wilayah 2.056,19 km² dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 400.000 jiwa.

Sejarah

Suasana perkampungan Danau Tempe, Kabupaten Wajo
Suasana perkampungan Danau Tempe, Kabupaten Wajo (Tribun Timur)

Dilansir dari wikipedia, nama Wajo berarti bayangan atau bayang-bayang (wajo-wajo).

Kata Wajo dipergunakan sebagai identitas masyarakat sekitar 605 tahun yang lalu yang menunjukkan kawasan merdeka dan berdaulat dari kerajaan-kerajaan besar pada saat itu.

Di bawah bayang-bayang (wajo-wajo, bahasa Bugis, artinya pohon bajo) diadakan kontrak sosial antara rakyat dan pemimpin adat dan bersepakat membentuk Kerajaan Wajo.

Perjanjian itu diadakan di sebuah tempat yang bernama Tosora yang kemudian menjadi ibu kota kerajaan Wajo.

Ada versi lain tentang terbentuknya Wajo, yaitu kisah We Tadampali, seorang putri dari Kerajaan Luwu yang diasingkan karena menderita penyakit kusta.

Dia dihanyutkan hingga masuk daerah Tosora. Kawasan itu kemudian disebut Majauleng, berasal dari kata maja (jelek/sakit) oli' (kulit).

Konon kabarnya dia dijilati kerbau belang di tempat yang kemudian dikenal sebagai Sakkoli (sakke'=pulih; oli=kulit) sehingga dia sembuh.

Saat dia sembuh, beserta pengikutnya yang setia ia membangun masyarakat baru, hingga suatu saat datang seorang pangeran dari Bone (ada juga yang mengatakan Soppeng) yang beristirahat di dekat perkampungan We Tadampali.

Singkat kata mereka kemudian menikah dan menurunkan raja-raja Wajo.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved