Ahok / Basuki Tjahaja Purnama Dapat Jabatan di Kementerian, Ditawari Menteri Ini, Jokowi yang Pilih

Ahok / Basuki Tjahaja Purnama Dapat Jabatan di Kementerian, Ditawari Menteri Ini, Jokowi yang Pilih

Ahok / Basuki Tjahaja Purnama Dapat Jabatan di Kementerian, Ditawari Menteri Ini, Jokowi yang Pilih
DOKUMENTASI TRIBUNSOLO.COM
Ahok / Basuki Tjahaja Purnama Dapat Jabatan di Kementerian, Ditawari Menteri Ini, Jokowi yang Pilih 

Ahok / Basuki Tjahaja Purnama Dapat Jabatan di Kementerian, Ditawari Menteri Ini, Jokowi yang Pilih

TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok rupanya kembali akan bekerja di pemerintahan.

Meski pada awalnya dirinya mengaku hanya ingin mengembangkan bisnisnya saat ini.

Bukan posisi sembarang, Suami dari Puput Nastiti Devi ini akan mengisi jabatan direktur utama sebuah perusahan negara.

Ahok akan mengisi salah satu kursi pimpinan dari tiga perusahaan yang sebelumnya disodorkan langsung Menteri Erick Thohir ke Jokowi

Eks Wakil Jokowi saat masih jabat Gubernur DKI Jakarta ini awalnya mendatangi kantor Kementerian BUMN untuk bertemu Menteri BUMN Erick Thohir, Rabu (12/11/2019).

Usai bertemu Erick Thohir, Ahok mengungkapkan pertemuan selama 1,5 jam tersebut membicarakan soal perusahaan BUMN.

Ahok / Basuki Tjahaja Purnama Dapat Jabatan di Kementerian, Ditawari Menteri Ini, Jokowi yang Pilih
Ahok / Basuki Tjahaja Purnama Dapat Jabatan di Kementerian, Ditawari Menteri Ini, Jokowi yang Pilih (Youtube channel Panggil Saya BTP)

"Intinya banyak bicara soal BUMN, saya mau dilibatkan di salah satu BUMN, itu saja," ujarnya sebagaimana dikutip dari Antara.

Kendati demikian, ia belum mengungkapkan lebih jauh jabatan maupun posisi yang akan didudukinya nanti.

"Saya cuma diajak masuk ke salah satu BUMN. Kalau untuk bangsa dan negara saya pasti bersedia. Apa saja boleh yang penting bisa bantu negara," jelas Ahok.

Jadi Dirut Apa?

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku akan menduduki kursi di perusahaan BUMN pada November-Desember ini. Namun, Ahok belum merinci perusahaan pelat merah mana yang akan dibawahinya.

"Mungkin, nanti Desember atau November, saya tidak tahu. Mungkin, tanya ke pak Menteri (Menteri BUMN Erick Thohir)," ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, dikutip Antara, Rabu (13/11).

Kenyataannya, saat ini terdapat empat BUMN yang pucuk pimpinannya masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meninjau perkembangan proyek pembangunan simpang susun Semanggi, Jakarta, Kamis (23/2/2017). Pembangunan proyek yang diharapkan akan mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Semanggi tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2017.
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meninjau perkembangan proyek pembangunan simpang susun Semanggi, Jakarta, Kamis (23/2/2017). Pembangunan proyek yang diharapkan akan mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Semanggi tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2017. (KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG)
Yaitu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT PLN (Persero) Tbk, dan PT Inalum (Persero).

Sekadar mengingatkan, Ahok datang ke kantor Kementerian BUMN sekitar pukul 09.38 WIB. Ia diundang oleh Erick untuk membicarakan pengelolaan BUMN ke depan. Lalu, ia meninggalkan kantor Kementerian BUMN pada pukul 10.50 WIB.

Dalam pertemuan itu, Ahok mengatakan ia mengaku siap untuk terlibat mengelola salah satu BUMN. Meski demikian, ia belum mengemukakan lebih jauh posisinya kelak.

"Saya cuma diajak untuk masuk di salah satu BUMN. Kalau untuk bangsa dan negara, saya pasti bersedia. Apa saja boleh, yang penting bisa bantu negara," terang Ahok.

Sebelumnya, Erick menyebut sudah menyerahkan nama-nama calon direksi untuk tiga BUMN, yakni Bank Mandiri, BTN, dan Inalum.

"Kemarin kan saya sudah sampaikan ada TPA yang menentukan posisi direksi BUMN, yang sudah diputuskan untuk Bank Mandiri dan BTN. Hari ini kami ajukan Inalum, nanti tunggu keputusannya, mungkin 1-2 hari," katanya.

Presiden Jokowi melalui sidang Tim Penilai Akhir (TPA) akan menentukan sejumlah direktur utama perusahaan BUMN yang tengah lowong, setelah terjadi penunjukkan beberapa dirut BUMN yang masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.
 

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Bertemu Erick Thohir, Ahok: Saya Akan Dilibatkan di Salah Satu BUMN, https://bogor.tribunnews.com/2019/11/13/bertemu-erick-thohir-ahok-saya-akan-dilibatkan-di-salah-satu-bumn.


Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved