VIDEO: Detik-detik Pelajar Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel Ratih Polman

Korban ditemukan pertama oleh seorang personel Brimob Polda Sulbar Briptu Arif saat mau berenang di kolam hotel tersebut.

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Soerang pelajar tewas tenggelam di kolam renang Hotel Ratih Jl Ahmad Yani, Kecamatan Polewali, Kabupatem Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin (11/11/2019).

Korban bernama Rendi Suharto (16) diketahui merupakan siswa SMA Negeri 2 Polewali.

Kejadian naas itu menimpah korban sekitar Pukul 15.30 Wita.

Korban ditemukan pertama oleh seorang personel Brimob Polda Sulbar Briptu Arif saat mau berenang di kolam hotel tersebut.

Kapolres Polewali AKP Syamsurijal menjelaskan, awalnya saksi Briptu Arif hendak berenang namun sebelum turun ke kolam renang, saksi melihat korban sudah berada di dasar kolam.

"Melihat jadian itu saksi lain Rahman langsung berteriak memanggil penjaga kolam hotel yang sedang berada di kamar ganti. Setelah memberitahu penjaga saksi langsung menyelam untuk menolong korban,"kata AKP Syamsurijal.

Saat korban berhasil di keluarkan dari kolam renang, saksi sempat memberikan pertolongan pertama bersama dengan beberapa karyawan hotel.

"Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Polewali menggunakan mobil Avanza. Namun setelah tiba di Puskesmas perawat langsung melakukan penanganan medis terhadap korban tapi sudah dinyatakan meninggal dunia,"jelas Kapolsek.

Saksi Rahman memperkirakan korban datang ke hotel seorang diri sekitar Pukul 14.30 Wita. Namun saksi Rahman baru mengetahui bahwa ada pengunjung yang tenggelam setelah diberikan informasi oleh salah satu pengunjung Briptu Arif.

"Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di dasar kolam,"ucap Rahman.

Kakak korban Mustapiah (31) mengaku korban tidak memiliki riwayat penyakit.

Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Polman diback up Unit Reskrim Polsek Polewali untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

"Hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh petugas kesehatan Puskesmas. Tidak ada tanda tanda kekerasan dan korban dalam keadaan sianosis,"tutur Kapolsek.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved