Nasib Guru Honorer

YTH Nadiem Makarim Menteri Pendidikan RI: Ini 10 Solusi Benahi Pendidikan SD SMP SMA & Guru Honorer

YTH Nadiem Makarim Menteri Pendidikan RI: Ini 10 Solusi Benahi Pendidikan SD SMP SMA & Guru Honorer

YTH Nadiem Makarim Menteri Pendidikan RI: Ini 10 Solusi Benahi Pendidikan SD SMP SMA & Guru Honorer
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) (Instagram/m.bahrunnajach)
Lihat Outfit 'Mas Mendikbud' Nadiem Makarim saat Kunjungan Kerja, Gaya Menteri Milenial Memang Beda 

TRIBUN-TIMUR.COM - YTH Nadiem Makarim Menteri Pendidikan RI: Ini 10 Solusi Benahi Pendidikan SD SMP SMA & Guru Honorer.

Banyak yang meragukan kapabilitas Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Termasuk pesimis cara Nadiem Makarim mengatasi nasib Guru Honorer.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, mengajak organisasi dan komunitas guru untuk berdiskusi tentang isu pendidikan.

Diskusi diadakan di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Nadiem meminta organisasi dan komunitas guru untuk memberikan solusi untuk dunia pendidikan.

 RAMALAN ZODIAK Senin 12 Agustus 2019: Pikiran SCORPIO Sedang Diselimuti Kebingungan

 Mau Hadirkan Dongeng Keliling (Dongkel) di Sekolah Makassar? Begini Caranya

 Sembilan Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Enrekang Bakal Ikuti KKN International di Thailand

Salah satunya adaalah penghapusan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran di SMP dan SMA adalah satu dari 10 solusi yang diajukan ke Nadiem.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim mengatakan, usulan tersebut telah didiskusikan bersama pengurus-pengurus IGI di daerah.

"Dari usulan kami, intinya kami ingin mengangkat martabat harga diri guru dan membebaskan guru dari, status “honorer”. Status guru honorer dengan pendapatan Rp 100.000 per bulan bahkan kurang dari itu sesungguhnya adalah penghinaan terhadap profesi guru," kata Ramli saat dihubungi Kompas.com, Kamis (7/11/2019).

Berikut 10 solusi yang ditawarkan IGI kepada Mendikbud Nadiem:

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved