Ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2019, Share di WhatsApp, Facebook, Instagram

Kumpulan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2019, share di WhatsApp, Facebook, Instagram.

Ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2019, Share di WhatsApp, Facebook, Instagram
TRIBUN TIMUR
Kumpulan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2019, share di WhatsApp, Facebook, Instagram. 

Bergeser dari banyak melakukan urusan dunia dan mulai perbanyak ibadah.

14. Semoga apa yang sudah kita buat bisa bermanfaat bagi yang Muslim selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kita harus bisa belajar dari hari ini semoga bisa membawa kita menuju lebih baik lagi, aamiin.

15. Siapa yang tahu usia, kita selalu diberikan panjang umur bagi Tuhan Maha Kuasa, manfaatkan waktu dan raih safaat Nabi dengan mendekatkan diri. Serta merayakan Maulid Nabi menjadi salah satu ibadah yang sangat bernilai harganya.

16. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H.

Semoga damai selalu menyertai seluruh umat Islam di dunia.

17. Mewujudkan jalinan ukhuwah Islamiyah dan menuju masyarakat yang tentram, Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H.

Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Apakah hukum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bid'ah atau bukan?

Pada Sabtu, 9 November 2019 atau 11 Rabiul Awal 1441 Hijriah, besok, diperingati Maulid Nabi Muhammad SAW atau hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sudah menjadi tradisi.

Nah, terkait dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu, ada 2 pendapat.

Ada yang menyatakan boleh dan ada pula menyatakan bid'ah (perbuatan yang dikerjakan tidak menurut contoh yang sudah ditetapkan, termasuk menambah atau mengurangi ketetapan).

Pihak yang mengatakan boleh beralasan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai ekspresi kegembiraan atas kelahiran dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Pihak yang menyatakan bid'ah beralasan peringatan itu tak memiliki landasan kuat dan tergolong perbuatan baru.

Nabi pun tak pernah memperingati ulang tahunnya.

Direktur Pusat Studi Quran, Prof Muhammad Quraish Shihab atau ayah dari jurnalis Najwa Shihab menjelaskan hukum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dalam acara Shihab & Shihab yang dipandu oleh Najwa Shihab.

Seiring dengan perkembangan zaman, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilakukan dengan hal positif maupun negatif.

Prof Quraish Shihab menuturkan jika Allah memberikan berkat dan rahmat, maka hamba Allah hendaknya bergembira.

peringatan Nabi Muhammad merupakan bentuk dari memperkenalkan sosok dan akhlak beliau.

"Karena kalau tidak kenal tidak cinta," tutur Quraish Shihab.

Prof Quraish Shihab bercerita mengenai awal mula peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW bersyukur atas kelahiran beliau.

Cara beliau bersyukur adalah dengan berpuasa.

Ketika Nabi Muhammad SAW ditanya kenapa beliau berpuasa pada hari Senin, Nabi Muhammad SAW menjawab.

"Itulah hari di mana aku lahir," tutur Quraish Shihab.

Jauh sebelum Nabi diangkat menjadi Rasul, ada seseorang yang sangat gembira mengenai kelahiran Nabi Muhammad SAW yaitu Abu Lahab.

Abu Lahab bahkan memerdekakan hamba sahaya yang memberikan kabar kelahiran Nabi Muhammad  SAW kepadanya.

Prof Quraish Shihab menuturkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sah untuk dilakukan asal tidak berlebihan.

Karena di sini pada prinsipnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk memperkenalkan bagaimana akhlak Nabi Muhammad SAW yang dapat menjadi tauladan bagi umat manusia.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad yang begitu beragam di Indonesia sebagai perwujudan dari bentuk kesyukuran, kenikamatan, serta mendidik anak anak untuk mencintai Rasulullah.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved