Lantamal VI Makassar Buka Pendaftaran Calon Prajurit Tamtama, Intip Jadwal dan Syaratnya

Lantamal VI Makassar Buka Pendaftaran Calon Prajurit Tamtama, Intip Jadwal dan Syaratnya

Lantamal VI Makassar Buka Pendaftaran Calon Prajurit Tamtama, Intip Jadwal dan Syaratnya
Lantamal VI
Penerimaan pendaftaraan calon prajurit Tamtama TNI AL. (Kadispen Lantamal VI Kapten Laut Suparman Sulo) 

Lantamal VI Makassar Buka Pendaftaran Calon Prajurit Tamtama, Intip Jadwal dan Syaratnya

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - TNI AL membuka pendaftaran penerimaan calon prajurit Tamtama PK TNI AL gelombang I Tahun 2020 untuk wilayah Makassar dan sekitarnya.

Pendaftaran itu berlansung di Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL (Mako Lantamal) VI Makassar, di Jalan Yos Sudarso Nomor 308 Makassar, Kamis (07/11/2019)

Pendaftaran online dan daftar ulang dibuka mulai tanggal 18 November 2019 dan berakhir 5 Januari 2020.

 Ada Apa? Mendagri Jenderal Polisi Tito Karnavian Minta Maaf ke Mantan Jubir Jokowi Johan Budi

 Ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2019, Share di WhatsApp, Facebook, Instagram

 Jadwal Liga Inggris Pekan ke-12: Bigmatch Liverpool vs City, Dua Laga Seru Live di TVRI

Informasi pendaftaran juga dapat dilihat dengan mengakses di alamat website al.rekrutmen-tni.mil.id.

Persyaratannya antara lain, warga negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD RI tahun 1945.

Lalu, tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polres setempat.

Asisten bidang Personel (Aspers) Danlantamal VI Kolonel Laut (S) Mulyawan, menyampaikan, calon Tamtama PK TNI AL juga disyaratkan sehat jasmani dan rohani, tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik telinga atau anggota badan lainnya kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat, tidak buta warna, dan tidak berkacamata atau memakai soflens serta memiliki kartu BPJS atau sejenisnya.

Selain itu, Calon tamtama berijazah minimal SMP/sederajat berijazah minimal SMP/sederajat. Tinggi badan minimal 163 sentimeter dan berat badan seimbang.

Persyaratan berikutnya, usia setinggi-tingginya 22 tahun dan sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan pada saat pembukaan pendidikan pertama (Dikma).

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved