Kepala Kanwil Kemenkumhan Sulbar Minta Notaris Kedepankan Prinsip Kehati-hatian

Kepala Kanwil Kemenkumhan Sulbar Minta Notaris Kedepankan Prinsip Kehati-hatian

Kepala Kanwil Kemenkumhan Sulbar Minta Notaris Kedepankan Prinsip Kehati-hatian
Humas Kanwil Kemenkumham Sulbar
Kepala Kanwil Kemenkumham Sulbar Harun Sulianto beri sambutan pada pembukaan Konferwil dan Upgradung Ikatan Notari Sulbar di Hotel Grand Maleo Mamuju.(Humas Kanwil Kemenkumham Sulbar) 

 Kepala Kanwil Kemenkumhan Sulbar Minta Notaris Kedepankan Prinsip Kehati-hatian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat Harun Sulianto hadiri pembukaan Konferwil dan Upgrading Ikatan Notaris Indonesia Sulawesi Barat, Jumat (8/11/2019).

Harun Sulianto selaku majelis pengawas Notaris Sulbar mengatakan, negara memberikan kewengangan atributif kepada notaris sebagai pejabat umum untuk melaksanakan sebagian fungsi publik dalam hukum perdata.

"Yaitu membuat akta autentik, untuk itu notaris harus selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam membuat akta, memegang prinsip tidak melampaui batas kewenangannya, prinsip mengenal klien, prinsip mengidentifikasi dokumen berupa penulisan isi dan legalitas,"harap Harun.

 Ada Apa? Mendagri Jenderal Polisi Tito Karnavian Minta Maaf ke Mantan Jubir Jokowi Johan Budi

 Ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2019, Share di WhatsApp, Facebook, Instagram

 Jadwal Liga Inggris Pekan ke-12: Bigmatch Liverpool vs City, Dua Laga Seru Live di TVRI

Menurutnya, memang bukan tugas notaris untuk memastikan kebenaran materil dari data yang diajukan penghadap, namun bukan berarti notaris tidak perlu melakukan tindakan kehatian hatian untuk menghindari kelalaian.

"Misal keaslian KTP elektronik bisa dicek secara langsung di Dinas Dukcapil jika terdapat keraguan,"ujarnya saat memberikan sambutan di pembukaan Konferwil Notaris Sulbar di Hotel Matos Mamuju.

"Jangan selalu berlindung pada keterangan pihak yang paling benar, harus dilihat terlebih dahulu apakah perbuatan pihak tersebut bisa merugikan orang lain atau tidak,"sambungnya.

Harun juga berpesan agar para notaris selalu pegang teguh kode etik dan menjaga integritas.

"Taati hukum pajak dan tindak pidana pencucian uang, hindari hal hal yang akan berhubungan dengan pemalsuan dan penggelapan sebagaimana diatur dlm KUHP,"ucapnya.

Harus juga berharap notaris dapat menjadi penggerak perekonoian di Sulawesi Barat.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved