Ada Kamera di Toilet Wanita UIN, Ini Alasan Polisi Hingga Belum Menetapkan Tersangka
Unit Reskrim Polsek Somba Opu Kabupaten Gowa telah mengamankan dua unit barang bukti.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polisi akan melibatkan saksi ahli dalam pemeriksaan rekaman kamera GoPro, yang ditemukan dalam toilet wanita kampus UIN Alauddin Makassar.
Unit Reskrim Polsek Somba Opu Kabupaten Gowa telah mengamankan dua unit barang bukti.
Alat bukti diamankan masing-masing kamera GoPro dan telepon seluler.
• VIDEO: Kebakaran di SPBU Bungi Pinrang, Ini Penyebabnya
• LIVE KORATV 3 Link Live Streaming & Prediksi Bayern Munchen vs Borussia Dortmund - Live BeIN Sports
• VIDEO: Begini Penjelasan Pihak Bandara Sultan Hasanuddin Terkait Adanya Penumpang Mengamuk
Pemeriksaan saksi ahli ini diperlukan polisi untuk menguatkan terpenuhi, atau tidaknya unsur pidana dalam kasus ini.
"Kita libatkan saksi ahli untuk memeriksa barang bukti kamera dan telepon genggam," kata Kapolsek Somba Opu Kompol Safei Rivai kepada Tribun, Sabtu (9/11/2019).
Perwira polisi satu melati ini mengatakan, hasil rekaman kamera GoPro dan telepon genggam akan diperiksa oleh saksi ahli dan laboratorium forensik.
"Untuk buktikan gambar itu, BB diperiksa saksi ahli dan kita bawa ke laboratorium forensik," bebernya.
Safei menuturkan, pihaknya telah mengamankan terduga pelaku yang diduga menyimpan kamera GoPro dan telepon genggam di toilet wanita kampus UIN.
Namun polisi belum melakukan penetapan tersangka, karena masih dilakukan pemeriksaan saksi ahli dan pendalaman.
Sejauh ini, tiga orang mahasiswa telah diperiksa Polsek Somba Opu.
Ketiga mahasiswa itu diambil keterangannya sebagai saksi. Masing-masing berinisial R alias Andi, MA, dan SL.
"Semua diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan saksi ahli dan labfor nantinya akan jadi bukti penerapan pasal," bebernya.
• VIDEO: Kebakaran di SPBU Bungi Pinrang, Ini Penyebabnya
• LIVE KORATV 3 Link Live Streaming & Prediksi Bayern Munchen vs Borussia Dortmund - Live BeIN Sports
• VIDEO: Begini Penjelasan Pihak Bandara Sultan Hasanuddin Terkait Adanya Penumpang Mengamuk
Safei mengungkapkan, kamera itu telah disimpan pelaku sejak Mei 2019 lalu.
Kehadiran kamera baru terungkap ketika ditemukan seorang mahasiswi awal Oktober 2019.
Ketika itu, sang mahasiswi sedang buang air kecil lalu keget dengan kehadiran kamera yang mengintai.