Meteran Listrik di Rumahnya Dicabut, Warga Datangi Kantor PLN Maros

Pencabutan meteran listrik tersebut, gegara sejumlah pelanggan PLN Maros tidak membayar iurannya.

Meteran Listrik di Rumahnya Dicabut, Warga Datangi Kantor PLN Maros
handover
Sejumlah warga datangi Kantor PLN Maros, protes meterannya dicabut, Kamis (7/11/2019) 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Manager PT PLN (Persero) ULP Maros, Ahmad Amirul Syarif, mengatakan pihaknya telah mencabut sejumlah meteran listrik warga di Maros.

Pencabutan meteran listrik tersebut, gegara sejumlah pelanggan PLN Maros tidak membayar iurannya.

Digelar Besok di Monumen Mandala, Ini Konten Heritage Coffee Festival

Bahkan tunggakan pelanggan PLN Maros, hingga dua bulan bahkan lebih.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Amirul Syarif, menanggapi adanya sejumlah warga yang datang ke kantornya, Kamis (7/11/2019).

Warga yang datang ke kantor PLN Maros, protes gegara meteran listriknya dicabut.

Tukang Bentor Gantung Diri di Kampung Maleleng Pangkep

"Memang tadi ada tiga pelanggan yang datang, karena meteran listrik di rumahnya dicabut oleh petugas PLN Maros," kata Ahmad Amirul Syarif, kepada tribun-maros.com, Kamis malam.

Ahmad Amirul menambahkan, pelanggan tersebut datang ke kantornya, untuk meminta kebijaksanaan.

Namun kata dia, hal tersebut tak bisa diberikan, karena telah diberikan peringatan.

Bocoran Soal SKD CPNS 2019 & Kisi-Kisi Lengkap Resmi dari BKN, Link Pendaftaran sscasn.bkn.go.id

"Ada yang menunggak iuran listrik hingga dua bulan lebih. Apa yang kami lakukan (mencabut meteran), itu sudah sesuai aturan," ujarnya.

"Sudah banyak meteran listrik yang kami cabut. Jumlah pastinya saya belum cek, yang jelas sudah banyak," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved