Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Produksi Kerajinan Tangan
Para warga binaan berlomba-lomba membuat sejumlah kerajinan tangan, salah satunya adalah 'Bosara'. Mereka dibantu oleh petugas Lapas.
Penulis: Muh. Abdiwan | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM SUNGGUMINASA - Warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Kabupaten Gowa, mempunyai cara unik untuk mengisi waktu luang selama menjalani masa kurungan.
Para warga binaan berlomba-lomba membuat sejumlah kerajinan tangan, salah satunya adalah 'Bosara'. Mereka dibantu oleh petugas Lapas.
Kasubsi Sarana Kegiatan Kerja Lapas Permpuan Sunguminasa, Indah Dewi Kartika Sari mengatakan, kerajinan tangan yang dilakukan warga binaan sudah dilakukan sejak 4 bulan terakhir.
• VIDEO: Cara Kadis Koperasi dan UKM Tingkatkan UMKM di Makassar
• Kuartal III 2019, SGB Makassar Tambah 151 Nasabah Baru
• 54 Pelajar Makassar dan Maros Ikut Program From Zero to Hero Kerlip, Ini Tujuannya
"Sudah empat bulan terakhir ini (bikin Bosara). Tujuannya agar warga binaan perempuan punya ketrampilan yang bisa dia kembangkan di luar saat mereka bebas," kata Indah, Rabu (6/11/2019).
Bosara buatan warga binaan kata dia, sudah dipasarkan. Bahkan Istri Gubernur Sulawesi Selatan Hj. Liestiaty F. Nurdin ikut memesan baru-baru ini.
"Kunjungan kami bukan hanya memenuhi pesanan Ibu Gubernur, tetapi kami juga ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa warga binaan, meskipun mereka berada di balik jeruji besi tetapi itu semua tidak pernah menghalangi kreatifitas dalam berkarya.
Dan menampilkan yang terbaik selama mereka menjalani hukuman," bebernya.
• VIDEO: Cara Kadis Koperasi dan UKM Tingkatkan UMKM di Makassar
• Kuartal III 2019, SGB Makassar Tambah 151 Nasabah Baru
• 54 Pelajar Makassar dan Maros Ikut Program From Zero to Hero Kerlip, Ini Tujuannya
Kedepan Lapas Perempuan Sungguminasa akan melakukan kerjasama dengan Dekranasda Sulawesi Selatan untuk memasarkan produk-produk hasil karya warga binaan.
"Ibu sangat senang dengan hasil karya 'Bosara'nya, ibu juga mendukung hasil karya kreatif WBP Lapas Perempuan Sungguminasa dan mau membantu LPP yang berkaitan dengan keterampilan pembinaan hasil karya narapidana.
Dalam hal pemasaran kita akan bekerjasama sama dengan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan," ungkap Istri Gubernur Sulsel, Liestiaty F. Nurdin. (*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
A
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-tp-pkk-sulsel-lies-f-nurdin-mengamati-salah-satu-koleksi-kerajinan.jpg)