Bahas SDGs, Fakultas Keperawatan Unhas Hadirkan Pembicara dari 4 Negara

Bahas SDGs, Fakultas Keperawatan Unhas Hadirkan Pembicara dari 4 Negara di Novotel Hotel, Jl. Jenderal Sudirman, Makassar,

Bahas SDGs, Fakultas Keperawatan Unhas Hadirkan Pembicara dari 4 Negara
TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, konferensi internasional bertajuk The 3th International Nursing & Health Sciences Students & Health Care Professionals Conference (INHSP) 2019 di Barru Ball Room, Novotel Hotel, Jl. Jenderal Sudirman, Makassar, Rabu (6/11/2019). 

Bahas SDGs, Keperawatan Unhas Hadirkan Pembicara dari 4 Negara

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, konferensi internasional bertajuk The 3th International Nursing & Health Sciences Students & Health Care Professionals Conference (INHSP) 2019.

Pembukaan konferensi yang menghadirkan beberapa pembicara internasional ini berlangsung di Barru Ball Room, Novotel Hotel, Jl. Jenderal Sudirman, Makassar, Rabu (6/11/2019).

Sebanyak tujuh keynote speaker dari empat negara hadir dalam konferensi ini.

 DIREKAM & VIRAL Detik-detik Petugas Sedot WC Tewas Kena Ledakan Septic Tank, Cek Video 41 Detik Ini

 Bukan Cadar dan Celana Cingkrang, Inilah 5 Ciri-ciri Orang Terpapar Radikalisme Versi Kepala BNPT

 5 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2019, Cek Syarat & Dokumen SMA SMK, Kemenkumham Buka 3.532 Formasi

Yaitu Prof Lisa McKenna dan Dr Gulzar Malik (La Trobe University, Australia), Prof Kazuyo Kitaoka (Komatsu University, Jepang), Dr Margaret Harris (The University of Newcastle Australia).

Kemudian Prof Alison Brettle (University of Salford, Manchester, Inggris), Prof Jamaluddin Jompa dan Kusrini S Kadar (Universitas Hasanuddin, Indonesia).

Konferensi internasional yang ketiga ini mengambil tema “Translating nursing and health science research into evidence based practice in achieving SDGs”.

Pemilihan tema didasari oleh pertimbangan semakin pentingnya pembangunan berkelanjutan utamanya di bidang kesehatan masyarakat.

Ketua Panitia, Saldy Yusuf, mengatakan bahwa konferensi internasional ini merupakan langkah Fakultas Keperawatan untuk melaksanakan fungsinya dalam turut serta membahas persoalan bangsa.

“Kolaborasi antara teori dan praktek merupakan corner stone untuk menyelesaikan masalah-masalah kesehatan yang dihadapi bangsa Indonesia. Sebagai panitia pelaksana, kami berharap output konferensi ini bukan hanya dalam bentuk jumlah abstrak dan manuskrip, tapi yang lebih penting adalah bagaimana kolaborasi riset dapat kita kembangkan hari ini,” ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved