Perpustakaan Unhas Bakal Hadirkan Braille Corner Pertama di Indonesia
Keberadaan Braille Corner ini berkat kerjasama UPT Perpustakaan Pusat Unhas dengan Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) Abiyoso.
Penulis: Alfian | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Universitas Hasanuddin dalam waktu dekat akan menghadirkan Braille Corner yang akan ditempatkan di Perpustakaan Kampus Tamalanrea Unhas.
Braille Corner ini bakal menjadi pusat informasi yang akan bermanfaat bagi para penyandang disabilitas.
Dokter Indonesia di Sinjai Libatkan Siswa Pahami Penularan dan Pencegahan HIV dan Stunting
Prediksi Susunan Pemain Borneo FC Vs Badak Lampung, Tayang Malam Ini
VIRAL di Instagram, Garasi Mobil Berkanopi di Luar Rumah Ternyata Milik Artis Seksi, ini Alasannya
Jadi Tuan Rumah Bimtek Layanan Informasi Publik Desa, Bantaeng Siap Dorong Keterbukaan Informasi
Kerap Bikin Macet, Polisi Lalu Lintas Jaga di Depan SPBU Belopa
Keberadaan Braille Corner ini berkat kerjasama UPT Perpustakaan Pusat Unhas dengan Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) Abiyoso.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Aula LPMPP Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Selasa (5/11/2019).
Turut hadir Kepala UPT Perpustakaan Unhas, Fierenziana Getruida Junus), Tim Bimbingan Teknis dan Layanan Literasi Braille (BLBI) Abiyoso Kemensos RI, Asih Sucianti.
Serta pustakawan lingkup Unhas dan sahabat pustakawan dari komunitas Pustakabilitas dan Gemparkan Makassar.
Kepala UPT Perpustakaan Unhas, Fierenziana Getruida menyambut baik rencana pembentukan Braille Corner di Perpustakaan Unhas.
Pembentukan corner ini nantinya diharapkan menjadi sumber informasi dan ilmu pengetahuan bagi penyandang disabilitas.
"Pembentukan Braille Corner di Perpustakaan kami sangat cocok dengan misi perpustakaan Unhas untuk menjadi pusat layanan data dan informasi semua ilmu pengetahuan.
Hadirnya braille corner diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi teman-teman penyandang disabilitas untuk memperkaya sumber informasi yang dibutuhkan," jelas Fierenziana.
Fierenziana juga menyampaikan rasa bangga dengan hadirnya Braille corner ini, karena inilah untuk pertama kalinya di Indonesia tersedia corner seperti ini di perpustakaan.
"Kami tentu berharap, braille corner ini akan menjadi pionir bagi lahirnya braille corner yang mungkin akan dibentuk oleh universitas lain," tutup Fierenziana.
Pada kesempatan tersebut, Tim Bimtek dan Layanan Literasi Braille, Asih Sucianti memberikan gambaran singkat mengenai BLBI Abiyoso, termasuk tujuan dan program kerja.
"Kebetulan kami melihat Unhas sudah konsen dan memiliki program kepedulian terhadap disabilitas. Hal ini membuat kami tersadar, bahwa ternyata perguruan tinggi juga perlu disentuh karena mereka adalah lembaga pelayanan sumber informasi," ucapnya.
"Selama ini kami hanya konsen di perpustakaan kedinasan. Kami berharap, Kampus bisa menjadi role model yang kemudian bisa dikembangkan di masyarakat untuk memberikan pelayanan akses kepada disabilitas," tambahnya.
Usai penandatanganan kerjasama, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi pelayanan kepustakaan Disabilitas dari BLBI Abiyoso kepada para pustakawan disabilitas Makassar.(tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
A
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/menghadirkan-braille-corne.jpg)