Dokter Indonesia di Sinjai Libatkan Siswa Pahami Penularan dan Pencegahan HIV dan Stunting
IDI di Sinjai memberikan pemahaman kepada siswa dengan cara menggelar lomba pidato tentang HIV dan Stunting di Gedung Pertemuan Lantai 2 Rumah Sakit
TRIBUN TIMUR.COM, SINJAI- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sinjai melibatkan sejumlah perwakilan siswa per Sekolah Menengah Atas (SMA) se Sinjai memahami penulauan penyakit HIV dan Stunting.
IDI di Sinjai memberikan pemahaman kepada siswa dengan cara menggelar lomba pidato tentang HIV dan Stunting di Gedung Pertemuan Lantai 2 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai, Selasa (5/11/19).
VIRAL di Instagram, Garasi Mobil Berkanopi di Luar Rumah Ternyata Milik Artis Seksi, ini Alasannya
Kakek di Sulawesi Buka Aliran Baru, Ngaku Rasul & Pengikut Bayar Rp 10 Ribu Dijamin Masuk Surga
Unhas Jadi Penyelenggara Ujian Kemampuan Bahasa Prancis
Jadi Tuan Rumah Bimtek Layanan Informasi Publik Desa, Bantaeng Siap Dorong Keterbukaan Informasi
Bakal Manggung ke Indonesia Akhir Pekan Ini, Simak Profil Arashi Grup Band Asal Jepang
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai A. Suryanto Asapa dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Sinjai A. Sompa dan jajaran dinas pendidikan, serta para pengurus IDI Sinjai.
Panitia Pelaksana Indo Sakka menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini agar generasi muda mengetahui dampak penularan HIV serta bagaimana cara mencegah terjadinya stunting.
“ Jadi kegiatan ini diikuti sebanyak 18 peserta dari siswa SMA/sederajat yang merupakan binaan dari seluruh Puskesmas yang ada di Sinjai, ” katanya.
Ketua IDI Sinjai Amaluddin mengatakan bahwa dipilihnya siswa SMA menjadi peserta lomba pidato ini karena mereka adalah generasi muda yang diharapkan dapat mengetahui dan memahami secara luas terkait penyakit HIV dan definisi stunting.
“Kita melihat kedua kasus ini sangat penting diketahui oleh generasi muda sehingga kita berharap siswa selaku generasi milenial ini bisa memberikan informasi kepada masyarakat sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. A. Suryanto Asapa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas oleh IDI sinjai sebab sesuai dengan kondisi yang ada saat ini terjadi di Sinjai.
“Seperti kita ketahui dimana kasus HIV di Sinjai masih tinggi demikian juga salah stunting yang saat ini Sinjai berada diurutan kelima teratas di Sulsel sehingga memang perlu pelibatan anak sekolah agar memahami kedua permasalahan tersebut, ” katanya.
Ia berharap para siswa selaku agen perubahan bisa memberikan informasi kepada masyarakat terkait dua permasalahan tersebut sehingga pemahaman yang diperoleh masyarakat tersampaikan secara baik dan merata. (*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
A
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sinjai-diacara-lomba-pidato-tentang-hiv.jpg)