Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ketua Dekranasda Sulsel Hadiri ASEAN Traditional Textile di Yogyakarta

Acara ini merupakan agenda dwi-tahunan yang diselenggarakan ASEAN sebagai cara preservasi dan promosi berbagai warisan tekstil tradisional

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Imam Wahyudi
Humas Pemprov Sulsel
Ketua Dekranasda Sulsel, Liestiaty Fachrudin 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Selatan (Sulsel) Liestiaty Fachrudin turut hadir dalam acara 7th ASEAN Traditional Textile Symposium, di Royal Ambarrukmo, Yogyakarta.

Acara ini merupakan agenda dwi-tahunan yang diselenggarakan ASEAN sebagai cara preservasi dan promosi berbagai warisan tekstil tradisional negara-negara ASEAN.

Baca: VIDEO: Lokasi Pembunuhan Sadis di Desa Datara Jeneponto dan Kesaksian Kepala Dusun

Acara ini diikuti 300 peserta dari berbagai negara di ASEAN dan negara lain diluar ASEAN serta para pengurus Dekranasda dari berbagai provinsi di Indonesia.

Ketua Dekranasda Sulsel, Liestiaty Fachrudin mengatakan dirinya sangat bangga bisa hadir ditengah para pencetus industri textile dan pengrajin dari negara Asean.

Baca: Ramalan Zodiak Selasa 5 November 2019, Virgo Selesaikan Masalahmu, Scorpio Coba Pisahkan Hal Ini

"Diacara ini kami mendapat kesempatan untuk melihat langsung karya karya textile terbaik dari negara Asean. Tentu ini akan menjadi bahan edukasi saya secara pribadi untuk mengembangkan industri textile tradisional di Sulsel," kata Lies, yang juga istri Gubernur Sulsel ini, via WhatsApp, Senin (4/11/2019) malam.

Sekedar diketahui, dipilihnya Yogyakarta sebagai tuan rumah acara ini karena posisi Yogyakarta didaulat sebagai kota budaya oleh ASEAN periode Oktober 2018 hingga Oktober 2020.

Baca: Diskusi Kepemudaan di Binres Tomoni, Andi Hatta Cari Pejabat Pemkab Luwu Timur

Dalam acara simposium puluhan paper yang bertemakan warisan tradisi tekstil dari berbagai negara akan dipresentasikan.

Pada tanggal 7 hingga 8 November 2019, para peserta simposium akan diajak untuk melihat berbagai warisan budaya yang ada di Yogyakarta, dalam agenda yang berkonsep study tour.

Baca: FOTO: Kondisi GOR Sudiang yang Diinvestigasi Inspektorat Sulsel Terkait Dugaan Pungli Terhadap PKL

Salah satu tujuan yang menjadi destinasi adalah Giriloyo, Imogiri, Bantul, yang selama ini dikenal sebagai sentra batik di Yogyakarta.

Selain itu untuk masyarakat umum dapat mengunjungi Wastra Expo yang akan dilaksanakan di Pendopo Dalem Ageng Royal Ambarrukmo.

Baca: Tabrak Truk di Tol Reformasi, Pernyataan Kapolsek Wajo Dibantah Sopir

Bantu Korban Kerusuhan Wamena, Dekranasda-PKK Sulsel Kirim Pakaian Layak Pakai dan Makanan

Dekranasda dan PKK Sulsel Bantu Korban Kerusuhan Wamena

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) memberikan bantuan kepada korban tragedi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Sebagai bentuk empati kepada korban Wamena, kedua lembaga sepakat untuk saling menopang dan mengumpulkan pakaian layak pakai, serta makanan siap saji kepada korban untuk dikirim ke lokasi pengungsian.

Ketua TP PKK Sulsel, Liestiaty Fachrudin yang mewakili kader PKK dan pengurus Dekranasda Sulsel mengaku bahwa bantuan yang diberikan ini untuk meringankan beban para warga yang sedang ada di pengungsian.

Baca: Spesifikasi Reno Ace yang Diresmikan Oppo dengan Fast Charging 30 Menit

Baca: Diaransemen Ulang Lebih Kekinian, Simak Lirik Lagu Tegar 2.0 dari Rossa

Baca: Begal Beraksi di Biringkanaya dan Parangi Warga, Polisi: Pelaku Sudah Ditangkap

"Kita ketahui bahwa disana itu banyak orang Bugis - Makassar yang merantau di Papua. Mereka juga sudah menyatu dengan warga disana, olehnya kita yang ada di Makassar selalu memberikan mereka support agar beban mereka bisa berkurang," katanya, Jumat (11/10/2019).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved