Aliran Sesat Puang La'lang di Gowa, Jual Kartu Surga Kepada Pengikut

Aliran Sesat Puang La'lang di Gowa, Jual Kartu Surga Kepada Pengikut. Puang La'lang pemimpin aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa.

Aliran Sesat Puang La'lang di Gowa, Jual Kartu Surga Kepada Pengikut
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga memimpin rilis kasus penistaan agama oleh Puang La'lang, Senin (4/11/2019). 

Aliran Sesat Puang La'lang di Gowa, Jual Kartu Surga Kepada Pengikut

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Satuan Reserse Kriminal (Sastreskrim) Polres Gowa berhasil mengungkap dugaan tindak pidana baru terhadap Puang La'lang (74) pemimpin aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa.

Tindak pidana baru yang berhasil diungkap yakni dugaan tindak pidana penipuan penggelapan, pencucian uang, serta pencatatan nikah, talak dan rujuk.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, tersangka Puang Lalang memberikan kartu Wipiq atau kartu surga kepada pengikutnya sebagai tanda keanggotaan.

Panduan SMA/SMK Sederajat Daftar CPNS 2019 di Kemenkumham, Dokumen yang Harus Digabung Format PDF

Lora Fadil Anggota DPR RI Bongkar Urusan Ranjang Sama 3 Istri,Berhubungan di Hari Sama Sesuai Urutan

Baca: Video Detik-detik, Kronologi Gubernur Mantan Suami Ussy Sulistiawaty Ngamuk di Laga Persib Bandung

Baca: 7 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2019, Berikut Berkas Diperlukan Termasuk Scan KTP dan Foto Latar Merah

Baca: Nasib Polisi Satlantas yang Berhentikan Mobil Ambulans & Pukul Sopir, Kok Belum Disidang, Kronologi

Pengikut aliran Puang Lalang diwajibkan membayar uang tunai sebesar Rp10 ribu hingga Rp50 ribu untuk mendapatkan kartu surga itu.

"Modus pelaku menyebarkan aliran sesat dan menyesatkan dengan cara melakukan baiat, mendoktrin pengikutnya lalu menjanjikan keselamatan dunia dan akhirat," kata Shinto di Polres Gowa, Senin (4/11/2019).

Polisi mengidentifikasi adanya motif upaya mendapatkan keuntungan yang dilakukan Puang La'lang dalam ajaran Ta'jul Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa ini.

Upaya mendapatkan keuntungan ini dilakukan melalui penjualan kartu surga kepada pengikut aliran.

Tak hanya itu, pengikut ajaran ini diwajibkan membayar zakat badan sebesar Rp. 5 000 per kilogram. Zakat itu dihitung berdasarkan berat badan pengikut.

Dana yang terkumpul rupanya dikelola sendiri oleh Puang La'lang alias Maha Guru.

Halaman
1234
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved