UPDATE CPNS 2019: Pemkot Parepare Banyak Menerima Tenaga Pendidik & Kesehatan, Link & Cara Daftar

UPDATE CPNS 2019: Pemkot Parepare Banyak Menerima Tenaga Pendidik & Kesehatan, Link & Cara Daftar

Rara
Kabag Humas Kota Parepare M Anwar Amir 

Namun demikian Anwar menyebutkan bahwa tenaga pendidik dan tenaga kesehatan akan banyak diserap.

"Seperti sebelumnya tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan paling banyak diterima"tambah Anwar.

Secepatnya kata Anwar Pemkot Parepare akan membagikan jika jumlah formasi yang dibutuhkan sudah final.

Daftar Formasi Nasional

Proses pendaftaran CPNS 2019 dilakukan secara online melalui sscasn.bkn.go.id.

Menurut jadwal, pendaftaran CPNS 2019 akan dimulai pada tanggal 11 November 2019 atau hari Senin.

Dari 152.286 formasi yang dibuka di seluruh Indonesia, ada 5 instansi pemerintah pusat dan daerah dengan jumlah formasi terbanyak.

Setelah sempat ditunda, Kementerian PANRB akhirnya mengeluarkan surat pengumuman soal pendaftaran CPNS 2019.

Menteri PANRB RI, Tjahjo Kumolo telah menandatangani surat dengan Nomor: B/1069/M.SM.01.00./2019 tertanggal 28 Oktober 2019 tentang Informasi Penerimaan Calon pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah.

Dalam pengumuman tersebut, Kementerian PANRB menginformasikan bahwa pendaftaran CPNS 2019 akan mulai dibuka pada tanggal 11 November 2019.

Sama seperti rekrutmen pada tahun sebelumnya, pendaftaran CPNS akan dilakukan secara online.

Pendaftaran CPNS 2019 dilakukan melalui laman SSCASN BKN atau sscasn.bkn.go.id.

Pemerintah membuka lowongan di 68 kementerian/lembaga serta 462 pemerintah provinsi/kabupaten/kota.

Dari total 152.286 formasi yang dibutuhkan, ada 37.425 formasi di instansi pusat yang terdiri dari kementerian dan lembaga.

Sementara itu untuk instansi daerah, pemerintah membuka total 114.861 formasi.

Melalui pengumuman tersebut Kementerian PANRB juga menyertakan lampiran daftar jumlah formasi di tiap daerah.

Kementerian Agama menjadi instansi pusat dengan kebutuhan formasi terbanyak yakni sejumlah 5.815.

Dari 67 instansi pusat tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Riset dan Teknologi, jadi instansi dengan kebutuhan formasi paling sedikit yakni 11.

Berikut 5 instansi pusat dengan kebutuhan formasi terbanyak di pendaftaran CPNS 2019:

1. Kementerian Agama: 5.815

2. Kejaksaan Agung RI: 5.203

3. Kementerian Hukum dan HAM: 4.598

4. Kementerian Kesehatan: 2.205

5. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (plus formasi Dikti): 2.196

Untuk instansi daerah yang terdiri dari pemerintah provinsi/kabupaten/kota, setidaknya ada 114.861 formasi di 462 instansi.

Dari jumlah tersebut, Provinsi DKI Jakarta menjadi instandi daerah dengan jumlah kuota pendaftar terbanyak pada penerimaan CPNS 2019.

Sementara, instansi daerah dengan kebutuhan formasi paling sedikit adalah Kabupaten Bombana dengan jumlah 18.

Berikut 5 instansi daerah dengan kebutuhan formasi terbanyak pada pendaftaran CPNS 2019:

1. DKI Jakarta 3.958

2. Provinsi Jawa Barat: 1.934

3. Provinsi Jawa Tengah: 1.409

4. Provinsi Jawa Timur: 1.817

5. Kota Bandung: 868

Pengumuman lebih lanjut akan dilakukan oleh BKN dan masing-masing instansi.

Pelamar hanya diperbolehkan mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota.

Penerimaan CPNS 2019 dilakukan dalam dua tahap seleksi, yakni SKD dan SKB.

Seleksi Kompetensi Dasar ( SKD ) direncanakan akan dimulai pada Februari 2020 dengan sistem Computer Assisted Test ( CAT ).

Untuk Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB ) diperkirakan digelar pada bulan Maret 2020.

Dalam surat pengumuman tersebut, Kementerian PANRB juga mengingatkan peserta agar tetap berhati-hati terhadap adanya kemungkinan penipuan.

Langkah Pendaftaran

Berdasarkan informasi resmi dari BKN, terdapat 8 langkah pendaftaran online CPNS 2019 sebagai berikut:

1. Pelamar membuka portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id

2. Pelamar membuat akun SSCN 2019 menggunakan Nomor Induk Kependudukan ( NIK ) dan nomor kartu keluarga (KK) atau NIK kepala keluarga

3. Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan sebelumnya.

Setelah itu, unggah foto diri memegang KTP dan kartu informasi akun.

4. Pelamar melengkapi biodata.

Pastikan data yang diisikan telah benar.

5. Pelamar memilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan.

Kemudian, lengkapi data yang ada.

7. Unggah sejumlah dokumen persyaratan ke dalam portal SSCASN.

8. Cek resume dan cetak kartu pendaftaran SSCN 2019.

Data pendaftaran akan diverifikasi.

Lalu, daftar peserta yang dinyatakan lolos atau tidak akan diumumkan.(*)

Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved